SAMPIT – Memasuki H-5 perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, aktivitas mudik di Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menunjukkan peningkatan yang signifikan.Â
Berdasarkan data terbaru yang di keluarkan oleh pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit,
per 16 Maret 2026, total jumlah penumpang angkutan laut mengalami kenaikan sebesar 40,74 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.
Peningkatan paling mencolok terlihat pada jumlah penumpang naik (keberangkatan). Pada tahun 2025, tercatat sebanyak 2.712 penumpang, namun angka ini melonjak tajam menjadi 4.083 penumpang di tahun 2026, atau naik sebesar 50,55 persen.
Sementara itu, untuk penumpang turun (kedatangan) juga mengalami kenaikan meskipun tidak sesignifikan angka keberangkatan. Tercatat ada 950 penumpang yang tiba di Pelabuhan Sampit, naik 9,95 persen dari tahun sebelumnya yang berjumlah 864 orang. Secara akumulatif, total pergerakan penumpang mencapai 5.033 orang, meningkat dari 3.576 orang pada tahun lalu.
Selama periode Angkutan Lebaran 2026 terhitung 16 sampai 30 Maret 2026, Pelabuhan Sampit dijadwalkan menerima total 12 kali kunjungan kapal. Hingga H-5 ini, tercatat sudah ada 4 kapal yang melayani pemudik, yaitu:
KM. Kirana III (Rute Surabaya – Surabaya)
KM. Leuser (Rute Semarang – Semarang)
KM. Dharma Rucitra VI (Rute Semarang – Semarang)
KM. Lawit (Rute Surabaya – Semarang)
Armada Kapal Pelni dan Dharma Lautan Utama atau DLU, tetap menjadi andalan dalam melayani arus mudik tahun ini. Pihak otoritas pelabuhan terus memantau kelancaran arus penumpang guna memastikan kenyamanan dan keselamatan para pemudik hingga hari raya tiba.(im)












