PANGKALAN BUN – Guna memperkuat ideologi bangsa dan menjaga kondusivitas wilayah perairan, personel Ditpolairud Polda Kalteng yang bertugas di KP XVIII-2004 Das Kumai menggelar aksi sambang masyarakat di Desa Sei Kapitan, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Selasa 28 April 2026.
Kegiatan ini difokuskan pada pemberian imbauan serta edukasi mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman terorisme dan penyebaran paham radikalisme yang anti-Pancasila.
Dalam sosialisasi tersebut, personel menyampaikan pesan dari Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, yang menekankan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan hasil kolaborasi bersama masyarakat.
Adapun isi pesan Kapolda, masyarakat dapat menjadi garda terdepan dalam mendeteksi dini dan mencegah penyebaran paham radikalisme di lingkungan masing-masing.
Senada dengan hal tersebut, Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol. Dony Eka Putra, mengingatkan bahwa pengamalan nilai-nilai Pancasila adalah benteng terkuat dalam menghadapi gempuran ideologi yang menyimpang.
“Sangat penting bagi kita semua untuk memahami dan mengamalkan Pancasila sebagai landasan hidup bermasyarakat. Kesadaran kolektif adalah kunci untuk memutus mata rantai terorisme,” tegas Kombes Pol. Dony Eka Putra.
Selain memberikan edukasi secara lisan, personel Ditpolairud juga memberikan panduan praktis kepada warga mengenai cara mengenali ciri-ciri penyebaran paham radikal di lingkungan sekitar, prosedur koordinasi dengan pihak kepolisian jika menemukan hal yang mencurigakan dan mengajak warga pesisir untuk bersama-sama menjaga ketertiban, khususnya di wilayah perairan Das Kumai.
Melalui pendekatan humanis ini, Ditpolairud Polda Kalteng berharap partisipasi aktif masyarakat Kalimantan Tengah terus meningkat, sehingga ruang gerak bagi paham-paham yang mengancam kedaulatan NKRI dapat tertutup rapat.(im/bs)












