PANGKALAN BUN – Pada tahun 2025, angka kunjungan wisatawan mancanegara ke Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) mencapai 60 ribu, dan untuk mendongkrak destinasi wisata di Kabupaten Kotawaringin Barat, Dinas Pariwisata Kobar pun bersinergi dengan agen /travel perjalanan wisata.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kobar Rona Nirwana menyampaikan bahwa Kabupaten Kobar memiliki sumber daya alam yang sangat luar biasa, keberadaannya pun dikelola dengan baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yang salah satunya dengan terciptanya 19 desa wisata di Kobar .
” Objek wisata di Kobar ini bukan saja Taman Nasional Tanjung Puting saja , banyak destinasi wisata yang tersebar di 19 desa wisata se Kobar, untuk itu kami pun berkolaborasi dengan agen perjalanan agar wisatawan mancanegara setelah berkunjung ke TNTP, bisa juga mengunjungi destinasi wisata lainnya, hal ini upaya meningkatkan perekonomian masyarakat, ” ujar Rona Nirwana, Jumat 19 Juni 2026.
Dimana lanjut Rona, jika selama ini wisatawan mancanegara pada saat mengunjungi TNTP lebih banyak menginap diatas kapal atau kelotok wisata yang mereka sewa, sambil menunggu jadwal kepulangan para wisatawan tersebut.
” Kami telah berdiskusi dengan pelaku wisata , agar mengajak para wisatawan mancanegara setelah berkunjung ke TNTP kemudian menginap di hotel atau penginapan yang ada di Pangkalan Bun, dengan harapan wisatawan mancanegara ini pun dapat mengunjungi destinasi wisata yang telah tersedia di Kobar baik destinasi wisata alam, budaya maupun destinasi wisata religi, kita sangat bersyukur karena Kobar ini memiliki objek wisata yang lengkap ,” kata Rona Nirwana.
Lanjutnya juga , Dinas Pariwisata Kobar selama ini pun telah melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap pelaku wisata , karena keberadaan pelaku wisata ini sangat membantu dalam meningkatkan sektor Pariwisata di Kobar.
” Masyarakat Kobar sangat luar biasa membaca peluang besar dalam sektor pariwisata ini, dimana masyarakat sebagai pelaku wisata ini sangat mendukung pengembangan pariwisata di Kobar, kita punya potensi objek yang begitu besar jika tanpa adanya dukungan dari masyarakat selaku pelaku usaha pariwisata maka tidak akan berkembang potensi tersebut, “, Ujarnya.
Dalam pengembangan pariwisata di Kobar, Dinas Pariwisata Kobar pun berinovasi dengan menciptakan sistem yang diberi nama ” Si Manis ” , dimana sistem ini merupakan sarana informasi digital yang dirancang untuk mendukung pola kunjungan wisata terarah dan mandiri melalui penyediaan berbagai alternatif rute perjalanan wisata di Kabupaten Kotawaringin Barat.
Bahkan lanjut Rona Nirwana, Sistem ini diharapkan dapat menyediakan berbagai alternatif rute perjalanan wisata yang disusun berdasarkan tema, lokasi, dan durasi kunjungan sehingga memudahkan wisatawan dalam merencanakan perjalanan sesuai minat dan waktu yang dimiliki. Melalui pendekatan ini, wisatawan diharapkan dapat menikmati pengalaman berwisata yang lebih optimal sekaligus mengenal lebih banyak potensi wisata yang ada di Kabupaten Kotawaringin Barat. (man)












