Kelompok 3B Posyandu Kemuning Jaya Wijaya Sampit Sangat Terbantu dengan Adanya MBG

IST/BERITASAMPIT - PIC Posyandu Kemuning, Ade (Jilbab Coklat), penerima manfaat Liya (Baju Merah), Kepala Posyandu Sugilastin (Baju Batik) dan Desi penerima manfaat.

SAMPIT – Dampak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Presiden Prabowo Subianto yang dilaksanakan melalui SPPG (Kotim) Baamang Baamang Tengah 4 turut dirasakan oleh kelompok 3B, yakni ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita di Posyandu Kemuning.

Program ini dinilai memberi manfaat nyata, tidak hanya dari sisi pemenuhan gizi, tetapi juga memberikan terkait pola makan sehat bagi masyarakat.

Penanggung jawab Posyandu Kemuning, Ade mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Ia berharap ke depan MBG dapat terus berkembang dengan variasi menu yang semakin inovatif.

“Semoga ke depan program ini terus berjalan dan semakin baik. Selama ini menu yang diberikan sudah bervariasi, bahkan bisa menjadi inspirasi bagi ibu-ibu untuk memasak di rumah,” ujarnya, Rabu 29 April 2026.

Senada dengan itu, Kepala Posyandu Kemuning, Sugilastin, menilai pendistribusian MBG sudah berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi kelompok penerima manfaat di Posyandu yang berada di jalan Jaya Wijaya ini.

“Program ini sangat membantu kelompok 3B, baik ibu hamil, ibu menyusui, maupun balita. Harapannya ke depan bisa terus ditingkatkan dan semakin inovatif,” katanya.

Sementara itu, para penerima manfaat juga merasakan langsung manfaat dari program tersebut. Ibu Lia mengungkapkan bahwa anak-anak sangat menyukai menu yang diberikan.

“Kalau anak-anak paling suka telur rebus, telur dadar, sama ayam. Makanannya enak dan program ini sangat membantu kami,” ucapnya.

Hal serupa disampaikan Desi, yang mengaku menu MBG memberikan ide baru dalam menyiapkan makanan di rumah.

“Bagus sekali, apalagi menu dari MBG ini bisa jadi inspirasi untuk masak di rumah. Jadi tidak bingung lagi mau masak apa,” ungkapnya.

Kepala SPPG Baamang Tengah 4, Sidik, menambahkan bahwa pihaknya terus menjaga kualitas menu dan distribusi agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.

“Harapan kami, program ini bisa terus berlanjut dan memberikan dampak yang lebih luas, khususnya dalam meningkatkan gizi masyarakat,” tuturnya.

Program MBG sendiri diharapkan mampu meningkatkan kualitas masyarakat sejak dini, khususnya bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. (Nardi)

baca juga ...  Wabup Kotim Tinjau Langsung Keamanan Wisata Ujung Pandaran
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!