Borok Pertamina Mulai Terlihat, Warga Antre BBM Berjam-jam

SYA'BAN/BERITASAMPIT - Ratusan warga mendorong kendaraannya saat mengantre BBM di SPBU Jalan RTA Milono, , Kamis malam, 7 Mei 2026.

– Antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Kota , kembali terjadi pada Kamis, 7 Mei 2026. Warga bahkan harus rela mengantre berjam-jam demi mendapatkan BBM.

Antrean tidak hanya terjadi di satu lokasi. Hampir seluruh SPBU di Kota dipenuhi ratusan kendaraan roda dua maupun roda empat yang mengular hingga keluar area SPBU dan memadati badan jalan.

Pantauan Berita Sampit di lapangan menunjukkan antrean terjadi di SPBU Jalan Imam Bonjol, Jalan Yos Sudarso, Jalan G. Obos, Jalan S. Parman, Jalan Murjani, Jalan RTA Milono, hingga Jalan Soekarno.

Mayoritas warga mengantre untuk mendapatkan BBM subsidi jenis Pertalite. Sementara di sejumlah SPBU, BBM nonsubsidi jenis Pertamax dilaporkan kosong.

Salah seorang warga, Heri Aditya (34), mengaku sudah mengantre sejak pagi di SPBU Jalan Imam Bonjol. Namun hingga cukup lama menunggu, kendaraannya belum juga mendekati pompa pengisian.

“Sudah lumayan lama antre, tapi belum juga maju sampai dekat pompa,” ujarnya.

Menurut Heri, kondisi tersebut sangat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama bagi warga yang harus bekerja atau memiliki urusan penting lainnya.

“Saya tidak tahu pasti penyebabnya, apakah karena pembatasan atau memang banyak pelansir, tapi yang jelas masyarakat jadi kesulitan,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan Yuni (38), warga lainnya. Ia mengaku harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan BBM hingga akhirnya terlambat datang ke tempat kerjanya.

“Dari pagi sudah antre, tapi masih belum dapat juga. Jadinya pekerjaan ikut terganggu,” ujarnya.

Yuni berharap antrean panjang di sejumlah SPBU tidak berlangsung lama karena sangat menyita waktu masyarakat.

“Kalau seperti ini terus tentu sangat merepotkan, apalagi bagi yang kerja dari pagi,” tandasnya.

Sementara itu, warga lainnya, Mulyadi (50), menduga panjangnya antrean dipicu aktivitas pelansir yang membeli BBM secara berulang.

“Saya kira antrean panjang ini disebabkan adanya pelansir, saya menduga para pelansir mengisi BBM setiap hari,” ujarnya.

“Walaupun satu hari sekali, tapi setiap hari, itu yang membuat macet itu,” lanjutnya.

Ia bahkan menduga di sejumlah SPBU tertentu terdapat pelansir yang bisa mengisi BBM lebih dari satu kali dalam sehari.

“Bahkan saya menduga, kalau di SPBU selain di Jalan Imam Bonjol ini, para pelansir sampai dua kali, kalau di sini mungkin hanya sekali saja,” pungkasnya.

Warga diketahui mengantre BBM tidak hanya pada pagi dan siang hari, tetapi hingga malam demi memenuhi kebutuhan bahan bakar kendaraan mereka.

Fenomena antrean BBM di Kota mulai terlihat sejak pekan lalu. Namun, antrean semakin parah sejak Senin, 4 Mei 2026 hingga Kamis, dengan ratusan kendaraan terus memadati sejumlah SPBU sejak pagi hingga malam hari.

(Sya'ban)

baca juga ...  DPRD dan Pemprov Kalteng Sepakati KUA PPAS 2026, Ini 8 Program Prioritas
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!