SAMPIT – Ditpolairud Polda Kalteng kembali menunjukkan aksi nyata dalam pelestarian alam. Melalui personel Kapal Polisi XVIII-2005, korps berseragam biru ini menggelar aksi bersih-bersih di wilayah pesisir pantai Kota Sampit.
Kegiatan ini difokuskan pada pengumpulan sampah plastik dan limbah anorganik yang berserakan di bibir pantai, yang berpotensi merusak keindahan serta keseimbangan ekosistem laut.
Tidak hanya bekerja sendiri, personel Kapal Polisi XVIII-2005 juga merangkul warga sekitar untuk terlibat langsung dalam aksi lingkungan ini. Semangat kebersamaan terlihat saat petugas dan masyarakat bahu-membahu membersihkan sisa-sisa sampah yang terbawa arus maupun yang ditinggalkan pengunjung.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan pantai serta mengurangi pencemaran lingkungan yang dapat merusak ekosistem laut,” ujar Dirpolairud Polda Kalteng, Kombes Pol. Dony Eka Putra, Jumat 8 Mei 2026.
Selain tujuan utama untuk melestarikan habitat biota laut, aksi bersih pantai ini membawa misi penting lainnya, yaitu:
1. Memberikan contoh langsung kepada warga tentang bahaya limbah plastik bagi masa depan perairan Kalteng.
2. Mengurangi beban polusi yang mengancam keberlangsungan hidup makhluk laut.
3. Menjadi sarana komunikasi santai untuk mempererat silaturahmi antara personel Ditpolairud dan warga pesisir melalui kegiatan positif.
Kombes Pol. Dony Eka Putra menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan pesisir adalah investasi jangka panjang bagi anak cucu di masa depan. Ia berharap aksi ini memicu budaya bersih yang berkelanjutan di kalangan masyarakat pesisir Sampit.(im/bs)












