Surtiati Jaga Warisan Dayak Lewat Kerajinan Getah Nyatu

IST/BERITASAMPIT - Perajin menyelesaikan kerajinan berbahan getah nyatu di Rumah Produksi Getah Nyatu.

– Kerajinan getah nyatu khas terus bertahan di tengah perkembangan industri modern. Bahkan, produk kerajinan tradisional suku Dayak ini kini bersiap menembus pasar melalui ekspor perdana ke Selandia Baru pada 2026.

Kerajinan tersebut diproduksi di Rumah Produksi Getah Nyatu Pandji, Jalan Karandang IV, Kota . Di tempat itu, para perajin masih mempertahankan proses pengerjaan manual yang membutuhkan ketelitian dan kesabaran tinggi.

Pemilik Rumah Produksi Pandji, Surtiati (61), mengatakan dirinya telah menekuni kerajinan getah nyatu sejak 1997. Selama hampir tiga dekade, ia bersama para perajin terus menjaga warisan budaya Dayak melalui berbagai karya seni berbahan dasar getah pohon nyatu.

“Ekspor ini menjadi harapan baru bagi kami untuk memperkenalkan budaya Dayak ke kancah global, sekaligus memperkuat posisi produk lokal di pasar ,” ucapnya, Kamis 7 Mei 2026.

Berbagai produk dihasilkan dari getah nyatu, mulai dari miniatur rumah betang, perahu naga, tameng, hingga replika kantong semar. Produk-produk tersebut identik dengan warna khas Dayak seperti merah, kuning, hijau, putih, dan hitam.

“Permintaan pasar terhadap kerajinan getah nyatu terus meningkat. Pemasaran produknya kini tidak hanya di , tetapi juga telah menjangkau Jakarta, Sulawesi, hingga Sumatera Barat,” tambahnya.

Harga produk yang ditawarkan pun beragam, tergantung ukuran dan tingkat kerumitan. Mulai dari gantungan kunci seharga Rp35 ribu hingga karya seni berukuran besar berupa Burung Garuda senilai Rp150 juta dengan ukuran 200 x 180 sentimeter.

“Bagi masyarakat Dayak, getah nyatu bukan sekadar kerajinan tangan. Produk ini menjadi simbol budaya sekaligus sumber penggerak ekonomi kreatif masyarakat lokal,” lanjutnya.

Meski teknologi terus berkembang, para perajin tetap mempertahankan sentuhan tradisional dalam setiap proses pengerjaan.

“Setiap karya yang dihasilkan tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menyimpan cerita tentang tradisi dan identitas masyarakat Dayak yang diwariskan lintas generasi,” ungkapnya. (yud)

baca juga ...  BPJS Ketenagakerjaan Berikan Pemahaman Pentingnya Perlindungan Jaminan Sosial kepada Pengemudi Ojol
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!