Agar Antrean Panjang Tak Terulang di Kalteng, Pertamina Tambah Armada BBM

SYA'BAN/BERITASAMPIT - Masyarakat memenuhi badan jalan saat mengantre BBM di SPBU Jalan RTA Milono, Kota , , Kamis, 7 Mei 2026.

– PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menambah armada pengangkut BBM untuk memperkuat distribusi dari Fuel Terminal ke Kota dan sejumlah wilayah di menyusul antrean panjang di SPBU dalam beberapa hari terakhir.

Executive General Manager (EGM) PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Isfahani, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar serta mencegah antrean panjang kembali terjadi.

“Kita juga menambah jam operasi untuk menyiagakan pelayanan di terminal-terminal khususnya di dan mengkoordinasikan pengiriman produk menggunakan armada-armada yang dimiliki Pertamina,” ujarnya saat jumpa pers di Istana Isen Mulang, , Sabtu malam, 9 Mei 2026.

Selain mengoptimalkan armada internal, Pertamina juga menggunakan bantuan armada distribusi dari wilayah lain guna mempercepat pasokan BBM ke dan daerah sekitarnya.

“Dalam hal ini juga kita menggunakan perbantuan armada dari terminal-terminal di Banjarmasin dan wilayah-wilayah lain untuk memenuhi kebutuhan di Kota dan sekitarnya,” katanya.

Isfahani menjelaskan antrean panjang BBM yang terjadi di sejumlah wilayah Kalteng, khususnya , dipicu tingginya permintaan BBM jenis Pertamax dalam beberapa hari terakhir.

“Kejadian yang sebenarnya terjadi di yang terlihat beberapa hari ini disebabkan oleh tingginya permintaan untuk produk Pertamax,” ujarnya.

Menurut dia, antrean panjang bukan disebabkan kelangkaan Pertalite maupun Biosolar, melainkan lonjakan pembelian Pertamax oleh masyarakat. “Jadi ini inisiasinya bukan produk Pertalite atau Biosolar, tetapi disebabkan produk Pertamax,” katanya.

Ia menegaskan Pertamax merupakan BBM non subsidi yang penyalurannya ditujukan untuk masyarakat umum. “Produk Pertamax adalah produk non subsidi pemerintah yang disalurkan untuk masyarakat,” ucapnya.

Untuk mengatasi antrean dan menjaga distribusi tetap normal, Pertamina juga mengoperasikan sejumlah SPBU selama 24 jam. “Sebagaimana komitmen, kami akan mengoperasikan SPBU kita 24 jam untuk penanganan kondisi ini,” pungkasnya.

(Sya'ban)

baca juga ...  Inspektorat Kalteng Minta 13 Desa Penuhi Indikator KPK untuk Jadi Percontohan Antikorupsi
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!