Wabup Kotim Langsung Salurkan Bantuan dan Siapkan Hunian Sementara bagi Korban Kebakaran di Ketapang

NARDI/BERITASAMPIT - Wabup Kotim Irawati saat menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran.

SAMPIT – Wakil Bupati Timur (Kotim) Irawati, bergerak cepat menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak kebakaran di Jalan Haji Imran, Gang Mutiara, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sabtu 23 Mei 2026.

Kebakaran tersebut menghanguskan dua rumah milik warga serta dua rumah dinas guru yang selama ini ditempati tenaga pendidik. Pemerintah daerah pun bergerak cepat untuk memberikan bantuan sekaligus menyiapkan tempat tinggal sementara bagi para korban.

Irawati didampingi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan A Taufik dan Kepala Dinas Sosial Kotim Hawianan, Camat MB Ketapang Irpansyah.

Pemerintah menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa warga. Irawati berharap para korban tetap kuat dan sabar menghadapi cobaan tersebut.

Menurutnya, pemerintah daerah akan berupaya memberikan dukungan sesuai kemampuan agar para korban dapat segera kembali menjalani aktivitas sehari-hari.

Untuk guru yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran, Pemkab Kotim telah menginstruksikan dinas terkait mencari rumah dinas yang masih kosong dan layak dihuni. Langkah itu dilakukan agar para tenaga pendidik tetap memiliki tempat tinggal sembari menunggu solusi jangka panjang.

“Untuk rumah dinas guru sudah kita carikan alternatif. Saya sudah meminta kepala dinas mendata rumah dinas yang kosong atau yang sudah tidak digunakan lagi agar bisa dimanfaatkan sementara bagi korban,” kata Irawati.

Ia menyoroti masih adanya rumah dinas yang belum dikembalikan meski penghuninya telah pensiun. Kondisi tersebut dinilai menjadi kendala dalam penyediaan hunian bagi aparatur maupun tenaga pendidik yang membutuhkan.

Berdasarkan pendataan awal, terdapat sekitar lima unit rumah dinas yang berpotensi digunakan sebagai tempat tinggal sementara. Namun, pemerintah akan terlebih dahulu memastikan kondisi bangunan tersebut aman dan layak ditempati.

“Yang terpenting saat ini korban memiliki tempat untuk beristirahat dan berteduh. Rumah-rumah yang tersedia akan kita cek kelayakannya terlebih dahulu,” ujarnya.

Beberapa lokasi rumah dinas yang sedang dipertimbangkan berada di kawasan Ayu Andira dan di sekitar belakang kompleks Kantor Pemerintah Daerah Kotim. Dinas terkait juga diminta mendampingi proses pemindahan para guru agar berjalan lancar.

Sementara itu, bantuan untuk warga yang rumahnya terbakar akan diproses melalui mekanisme dan kajian teknis. Pemerintah akan menunggu hasil pendataan dari pihak kelurahan dan kecamatan sebelum mengusulkan bantuan perbaikan kepada instansi terkait.

“Untuk rumah masyarakat yang terbakar akan kita kaji lebih dulu. Nanti usulannya bisa melalui dinas teknis sesuai ketentuan dan melihat kemampuan anggaran yang tersedia,” jelasnya.

Irawati mengungkapkan salah satu rumah yang terdampak kebakaran sebelumnya pernah memperoleh bantuan program bedah rumah pada tahun 2023. Pemerintah daerah akan kembali melihat kemungkinan bantuan perbaikan agar bangunan tersebut dapat dihuni kembali.

Dalam beberapa bulan terakhir, kejadian kebakaran rumah masih menjadi perhatian di wilayah Kotim. Karena itu, masyarakat diimbau lebih waspada dengan rutin memeriksa instalasi listrik dan peralatan rumah tangga yang berpotensi memicu kebakaran. (Nardi)

baca juga ...  Deretan Kasus Kades Terlibat Skandal Perselingkuhan, DPRD Kotim Tegas Harus Ada Pembinaan Moral
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!