PALANGKA RAYA – Rencana Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk melakukan perampingan atau penggabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mendapat dukungan penuh dari legislatif. Wakil Ketua I DPRD Kalteng, Riska Agustin, menilai langkah tersebut sebagai upaya positif untuk meningkatkan efektivitas kinerja birokrasi daerah.
​Menurut Riska, perampingan OPD merupakan langkah strategis agar kinerja setiap instansi dapat lebih terukur dan terpantau, baik dari segi perencanaan maupun pelaksanaan di lapangan.
​”Berkenaan dengan perampingan OPD ini, mungkin sebenarnya itu lebih baik. Kita kan akan bisa melihat kinerja OPD itu sesuai atau tidaknya pada saat di lapangan, dan pastikan masyarakat itu bisa menilai bagaimana kinerja OPD ini, baik nanti dari proses perencanaannya maupun pekerjaan dari OPD-OPD yang bersangkutan,” ujar Riska saat diwawancarai usai rapat paripurba di gedung DPRD Kalteng, Rabu, 17 Juni 2026 malam.
​Terkait kebijakan tersebut, Riska menegaskan bahwa jajaran DPRD Kalteng sepakat untuk mendukung rancangan yang disusun oleh Gubernur.
​”Berkenaan dengan perampingan ini, kami juga men-support apa yang dirancang dan dilaksanakan oleh Pak Gubernur. Jika pun ini diperlukan, maka DPRD juga bersepakat,” tegasnya.
​Mengenai instansi mana saja yang akan dirampingkan, Riska menjelaskan bahwa pihaknya akan membahasnya secara internal di lembaga DPRD. Hasil dari pembahasan tersebut nantinya akan disampaikan sebagai masukan kepada jajaran eksekutif.
​”Mungkin nanti akan dibahas di lembaga DPRD. Jika pun nanti ada saran-saran berkenaan OPD apa saja yang dirampingkan, nanti akan kami sampaikan ke Pak Gubernur, Wakil Gubernur, dan Bu Sekda,” jelasnya.
​Selain itu, menanggapi durasi proses perencanaan yang saat ini tengah berlangsung, Riska memastikan akan segera melakukan koordinasi dengan pihak eksekutif agar pembahasan tersebut dapat berjalan lebih efektif.
​”Mungkin nanti melalui teman-teman komisi akan kita rundingkan dengan Bu Sekda. Jika ini harus dipercepat, akan kami sampaikan dan tersampaikan ke Pak Gubernur,” pungkasnya.
(Syauqi)











