SAMPIT – Kehadiran layanan catheterization laboratory (cathlab) di RSUD dr Murjani Sampit diharapkan mampu menjawab tingginya kebutuhan pelayanan jantung bagi masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur.
Hal tersebut disampaikan Direktur RSUD dr Murjani Sampit dr Yulia Nofiany usai pelaksanaan proctorship intervensi nonbedah perdana bersama RS Harapan Kita Jakarta, RSUD dr Doris Sylvanus yang dirangkai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Jejaring Pengampuan Kardiovaskular wilayah Kalimantan Tengah.
Yulia mengungkapkan, berdasarkan data tahun 2025, jumlah kunjungan pasien rawat jalan di Poli Jantung Gita RSUD dr Murjani mencapai 8.375 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.756 pasien atau sekitar 56 persen memerlukan tindakan cathlab.
“Sebanyak 4.756 pasien tersebut merupakan penderita penyakit jantung koroner dan angina pektoris yang memerlukan tindakan cathlab. Jika dirata-ratakan, setiap hari ada sekitar 13 hingga 15 warga yang terindikasi memerlukan tindakan tersebut,” ujar Yulia, Sabtu 27 Juni 2026.
Menurutnya, dengan mulai beroperasinya layanan cathlab di RSUD dr Murjani, masyarakat Kotim maupun daerah sekitar tidak perlu lagi khawatir terkait pelayanan jantung karena rumah sakit tersebut telah memenuhi standar nasional.
“RSUD dr Murjani mampu dan layak secara standar nasional melaksanakan layanan jantung dan pembuluh darah. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir karena pelayanan yang kami lakukan sudah sesuai mutu dan standar nasional,” tegasnya.
Ia menjelaskan, RSUD dr Murjani merupakan rumah sakit kabupaten pertama di Kalteng yang melaksanakan layanan cathlab. Sementara di tingkat provinsi, layanan serupa lebih dulu tersedia di RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya.
Dari 14 rumah sakit di Kalteng yang ditargetkan Kementerian Kesehatan untuk menyelenggarakan layanan cathlab, RSUD dr Murjani menjadi rumah sakit regional pertama yang merealisasikannya.
Meski alat cathlab telah tersedia sejak 2019, pelayanan baru dapat dijalankan setelah seluruh persyaratan sarana, prasarana, sumber daya manusia, serta perizinan dan sertifikasi berhasil dipenuhi.
Saat ini, layanan jantung di RSUD dr Murjani didukung satu dokter spesialis jantung dan satu dokter spesialis penyakit dalam konsultan jantung.
Dengan hadirnya layanan cathlab di daerah, pasien jantung yang sebelumnya harus dirujuk ke luar daerah kini dapat memperoleh penanganan lebih cepat dan lebih dekat dengan keluarga. (Nardi)












