Ini Identitas Jenazah yang Mengapung di Dermaga Susur Sungai Mentaya

JIMMY/BERITASAMPIT - Korban saat dievakuasi petugas.

SAMPIT – Identitas wanita yang ditemukan mengapung di perairan Sungai Mentaya, tepatnya di sekitar Pelabuhan Taxi Air Susur Sungai, Komplek PPM, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Timur, akhirnya terungkap.

Sebelumnya, warga digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah perempuan yang mengapung di sekitar pelabuhan pada Minggu 28 Juni 2026 sore sekitar pukul 16.30 WIB.

Saat itu, personel Satpolairud Polres Kotim bersama warga mengevakuasi jenazah ke darat sebelum dibawa ke kamar jenazah RSUD dr. Murjani Sampit untuk proses identifikasi dan pemeriksaan medis.

Kapolres Timur AKBP Resky Maulana Zulkarnain, melalui Kasi Humas AKP Edy Wiyoko, menjelaskan bahwa penemuan mayat tersebut bermula ketika personel Satpolairud yang sedang melaksanakan tugas jaga menerima informasi dari warga mengenai adanya sesosok mayat yang mengapung di sekitar Pelabuhan Taxi Air Susur Sungai Komplek PPM.

“Mendapat laporan tersebut, anggota langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan selanjutnya menghubungi PMI guna membawa korban ke RSUD dr. Murjani Sampit untuk dilakukan pemeriksaan Visum et Repertum,” ujar Edy.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi memperoleh keterangan dari suami korban. Menurutnya, sang istri memang kerap beraktivitas di bantaran Sungai Mentaya, seperti mencuci peralatan makan maupun mandi.

Bahkan, korban disebut sudah beberapa kali tercebur ke sungai, namun setiap kejadian sebelumnya masih sempat diselamatkan oleh sang suami.

Selain itu, korban diketahui memiliki gangguan penglihatan atau rabun serta menderita stroke ringan yang diduga memengaruhi aktivitasnya sehari-hari.

Setelah dilakukan pemeriksaan visum luar oleh tim medis RSUD dr. Murjani Sampit, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Pihak keluarga juga telah membuat surat pernyataan resmi yang menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.

Meski hasil pemeriksaan awal tidak mengarah pada dugaan tindak pidana, Satpolairud Polres Timur memastikan kasus penemuan jenazah tersebut masih dalam tahap penyelidikan guna memastikan penyebab pasti korban ditemukan meninggal dunia di perairan Sungai Mentaya.

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sepanjang bantaran Sungai Mentaya, agar selalu mengutamakan keselamatan dan meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan fisik maupun kondisi tertentu.

(Jimmy)

baca juga ...  4 Unit Pemadam Kebakaran Diterjunkan Kepung Api di Permukiman Padat Penduduk
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!