SAMPIT – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit yang kerap meningkat saat musim kemarau, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan diare.
Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Umar Kaderi, mengatakan musim kemarau tahun ini diperkirakan berlangsung cukup panjang sehingga masyarakat perlu lebih memperhatikan kondisi kesehatannya.
“Biasanya saat musim kemarau penyakit yang sering muncul adalah ISPA dan diare. Karena itu masyarakat harus lebih waspada dan menjaga kesehatannya,” kata Umar, Selasa 7 Juli 2026.
Pj Sekda Kotim ini mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar rumah agar menggunakan masker, terutama jika kualitas udara mulai menurun akibat debu maupun kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Kalau ingin keluar rumah atau bepergian, sebaiknya menggunakan masker sebagai upaya pencegahan,” ujarnya.
Selain itu, masyarakat juga diminta menjaga daya tahan tubuh dengan rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat untuk mencegah munculnya berbagai penyakit selama musim kemarau.
Menurut Umar, Dinas Kesehatan telah memetakan sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami peningkatan kasus diare akibat kekeringan.
Tenaga kesehatan di puskesmas pun telah diarahkan untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, menggunakan air bersih, dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
“Kami sudah memiliki pemetaan wilayah yang berpotensi mengalami peningkatan kasus diare. Teman-teman tenaga kesehatan di lapangan juga akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang cara mengantisipasi dampak kekeringan dan menjaga kesehatan,” jelasnya.
Di sisi lain, Dinkes memastikan pelayanan kesehatan tetap siap menghadapi berbagai dampak musim kemarau.
Ketersediaan obat-obatan, tenaga kesehatan, serta fasilitas kesehatan telah dipersiapkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat apabila terjadi peningkatan kasus penyakit. (Nardi)












