PALANGKA RAYA – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah (Kalteng), Linae Victoria Aden, belum bersedia memberikan komentar terkait hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekretaris Daerah Kalteng.
Saat ditemui Berita Sampit di Kantor DPRD Kalteng, Palangka Raya, Senin, 13 Juli 2026, Linae memilih meminta awak media menanyakan perkembangan proses tersebut kepada Gubernur Kalteng Agustiar Sabran.
“Tanya sama Bapak Gubernur saja ya, saya enggak mau komentar dulu ya,” ujarnya.
Saat ditanya mengenai peluangnya menjadi Sekda definitif setelah lolos tiga besar seleksi, Linae kembali memilih tidak memberikan tanggapan.
“Sabar, sabar, sabar, saya belum jawab sekarang ya,” katanya.
Untuk diketahui, hasil tes asesmen seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekda Kalteng di Pusat Penilaian Kompetensi Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jakarta, mengerucut menjadi tiga nama.
Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo mengatakan informasi tersebut diterimanya dari Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalteng, Lisda Arriyana.
Tiga nama yang lolos ke tahap berikutnya yakni Kepala Satpol PP Kalteng Baru, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kalteng Farid Wadji, serta Pj Sekda Kalteng Linae Victoria Aden.
“Sudah ada tiga nama. Tadi saya di-WhatsApp Ibu Lisda, ada Pak Baru, Pak Farid, dan Ibu Linae,” ujarnya saat ditemui di Best Western Hotel Palangka Raya, Jumat, 10 Juli 2026.
Edy menegaskan pengumuman tersebut disusun panitia seleksi berdasarkan urutan abjad dan tidak menunjukkan peringkat peserta.
“Ini hasil selter dari panitia berdasarkan pengumuman. Abjad nama tidak menunjukkan peringkat,” katanya.
Menurut Edy, hasil seleksi selanjutnya akan diajukan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri dan Sekretariat Negara sebelum Presiden menerbitkan surat keputusan pengangkatan.
“Ini prosedurnya nanti diajukan ke pusat, seperti Kementerian Dalam Negeri dan Sekretariat Negara. Karena SK-nya nanti langsung dikeluarkan oleh Presiden. Itu yang kita tunggu,” jelasnya.
Ia berharap seluruh tahapan seleksi segera rampung sehingga Kalimantan Tengah kembali memiliki Sekda definitif setelah jabatan tersebut diisi Plt maupun Pj sejak 2024.
“Ya kita harapkan begitu. Insya Allah, kita tunggu prosesnya saja,” pungkasnya.
Sementara itu, dua peserta lainnya, yakni Kepala Dinas PMPTSP Barito Utara Syahmiludin A. Surapati dan Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko, tidak masuk tiga besar hasil asesmen.
Tes asesmen seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekda Kalteng digelar di Pusat Penilaian Kompetensi BKN, Jakarta, pada 7 hingga 9 Juli 2026.
(Sya'ban)












