SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara terus berupaya mengatasi antrean panjang pembelian bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam beberapa pekan terakhir. Salah satu langkah yang akan dilakukan yakni mendorong pergantian mesin pompa atau dispenser (domi) SPBU agar proses pengisian BBM menjadi lebih cepat dan efisien.
Rencana tersebut disampaikan Bupati Sukamara, Masduki, saat meninjau langsung SPBU menyusul banyaknya laporan masyarakat terkait kelangkaan BBM dan panjangnya antrean kendaraan. Menurutnya, kondisi tersebut perlu segera ditangani agar pelayanan kepada masyarakat dapat kembali normal.
Masduki mengatakan, sebagai langkah awal Pemerintah Kabupaten Sukamara akan mendorong pembaruan mesin dispenser di SPBU. Dengan peralatan yang lebih baik, proses pengisian BBM diharapkan berlangsung lebih cepat sehingga mampu mengurangi waktu tunggu masyarakat saat mengantre.
Selain peningkatan fasilitas di SPBU, pemerintah daerah juga akan memperketat pengawasan terhadap distribusi BBM, khususnya di tingkat pengecer. Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan BBM yang diperuntukkan bagi masyarakat Sukamara tidak disalahgunakan maupun diperjualbelikan di luar ketentuan yang berlaku.
“Kami ingin memastikan distribusi BBM berjalan tepat sasaran sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan antrean panjang bisa segera terurai,” ujar Masduki.
Sementara itu, Direktur Utama PT BSJ, Eko Raharjo, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini masih menunggu rekomendasi dari Pertamina terkait rencana pergantian mesin pompa BBM. Menurutnya, penggantian dispenser tidak dapat dilakukan secara langsung karena perubahan jaringan perpipaan harus berada di bawah pengawasan Pertamina.
“Pergantian mesin pompa harus melalui rekomendasi dan pengawasan dari Pertamina karena berkaitan dengan perubahan jaringan perpipaan. Saat ini kami masih menunggu proses tersebut agar pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan,” jelas Eko, Kamis 30 Juli 2026.
Pemerintah Kabupaten Sukamara berharap berbagai langkah yang disiapkan tersebut dapat segera direalisasikan sehingga pelayanan di SPBU menjadi lebih optimal, distribusi BBM berjalan lancar, dan masyarakat tidak lagi mengalami antrean panjang saat melakukan pengisian bahan bakar. (enn)












