Pemkab Kotim Targetkan Tim Tembus Piala Pangdam 2026

NARDI/BERITASAMPIT - pelepasan tim Kotim untuk berlaga di Kejuaraan Piala Gubernur 2026.

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Kotim) resmi melepas tim Kotim untuk berlaga pada Kejuaraan Piala Gubernur 2026. Pelepasan dilakukan di halaman Makodim 1015/Sampit, Sabtu 1 Agustus 2026.

Staf Ahli Bupati Kotim Bidang , , dan , Wim RK Benung, mengatakan pemerintah daerah menaruh harapan besar agar tim mampu memberikan prestasi terbaik pada ajang tersebut.

Ia berharap skuad Kotim tidak hanya mampu bersaing di Piala Gubernur Kalteng, tetapi juga lolos hingga tampil pada Piala Pangdam 2026 di Banjarmasin.

“Harapan kami tim Kabupaten Kotim dapat lolos hingga Piala Pangdam 2026 di Banjarmasin,” ujarnya.

Menurut Wim, optimisme itu didasarkan pada rekam jejak prestasi Kotim yang cukup membanggakan.

Selain itu, tim saat ini mendapat pembinaan dari mantan pemain Persesam Sampit yang dinilai memiliki pengalaman untuk menghadapi pertandingan dengan sistem gugur.

Sebanyak 27 orang diberangkatkan dalam kontingen tersebut, terdiri atas 20 pemain dan tujuh ofisial. Ia juga mengingatkan seluruh pemain agar menjaga sportivitas dan menjunjung tinggi nilai fair play selama bertanding.

Komandan Kodim (Dandim) 1015/Sampit, Letkol Inf. Dwi Candra Setyawan, memberikan motivasi sekaligus pesan kepada tim Kabupaten Kotim yang diberangkatkan mengikuti Kejuaraan Piala Gubernur.

“Saya sangat mengapresiasi kepada seluruh atlet dan ofisial atas kesiapan serta komitmen mereka mewakili Kabupaten Kotim dalam ajang bergengsi tersebut,” ujarnya, Sabtu 1 Agustus 2026.

Dandim menegaskan bahwa keselamatan dan menjadi prioritas utama selama mengikuti turnamen.

“Keselamatan adalah yang utama. Menang tidak akan berarti apabila harus mengorbankan atau keselamatan pemain. Jika merasa sakit, sampaikan kepada pelatih dan jangan memaksakan diri,” pesannya.

Selain itu, ia meminta seluruh atlet tampil maksimal dengan penuh semangat dan rasa percaya diri. Menurutnya, setiap pemain membawa nama baik Kotim sehingga harus berjuang memberikan kemampuan terbaik di setiap pertandingan.

Dwi juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan prinsip fair play. Ia mengingatkan agar seluruh atlet maupun ofisial tidak melakukan ataupun terlibat dalam tindakan yang mencederai nilai-nilai .

“Bertandinglah dengan sportif dan jujur. Bukan hanya trofi yang dikejar, tetapi kehormatan serta nama baik Kabupaten yang harus dijaga,” tegasnya. (Nardi)

baca juga ...  Alfisah : Peluang Bisnis Vendor Wedding di Kotim Menjanjikan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!