PANGKALAN BUN – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Arut Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), diserbu para calon pelanggan . Hal ini terjadi karena pada umumnya semua sumur gali milik warga mulai kering akibat kemarau panjang.
Dirut Perumdam Tirta Arut Sapriansyah, melalui Bagian Teknis, Wiji membenarkan saat ini banyak calon pelanggan yang daftar.
“Tidak semua yang daftar dipenuhi, ada yang ditolak dengan diberi pengarahan ada juga yang diterima, saat ini ada sekitar 25 calon pelanggan,” katanya.
Sementara itu, Kepala BPBD Kobar Samuel mengatkan, kamarau 2026 cukup ekstrim dibandingkan kemarau 2024-2025, dampaknya banyak sumur warga kekeringan.
“Hari ini Senin, kami menghadiri rapat dulu di BNPB Pusat Jakarta,” jawabnya, saat dikonfirmasi, Senin 3 Agustus 2026.
Menurut Samuel, untuk mengantisifasi Darurat Air Bersih buat warga, akan diupayakan kerjasama dengan PDAM, PUPR untuk mensuplai air bersih kepada warga masyarakat.
Terkait Perumdam Tirta Arut saat ini diserbu calon pelanggan. Kata Samuel, sangat wajar karena warga sangat membutuhkan air bersih yang sehat. (man)












