LAMANDAU – Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra mengklaim berbagai indikator pembangunan di Kabupaten Lamandau menunjukkan tren positif selama kurang lebih satu tahun empat bulan kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Abdul Hamid.
Capaian tersebut disampaikan saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Lamandau, Senin 3 Agustus 2026.
Menurut Rizky, pemerintah daerah sejak awal berkomitmen membangun fondasi pembangunan melalui kerja nyata, kolaborasi, dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Meski begitu, ia mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
“Kurang lebih selama satu tahun empat bulan kami diberikan amanah memimpin Kabupaten Lamandau. Kami terus berupaya meletakkan fondasi pembangunan melalui kerja nyata, kolaborasi, dan semangat melayani masyarakat,” katanya.
Rizky menyebut salah satu indikator yang menunjukkan kemajuan adalah meningkatnya status desa. Saat ini sebagian besar desa di Lamandau telah berstatus desa maju, bahkan lebih dari seperlima desa telah menjadi desa mandiri.
Selain itu, tingkat pengangguran disebut terus menurun, sementara partisipasi angkatan kerja mengalami peningkatan. Kondisi tersebut dinilai menjadi tanda semakin terbukanya lapangan pekerjaan dan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat.
Di bidang kualitas hidup, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lamandau pada 2025 mencapai 74,46 atau masuk kategori tinggi. Capaian itu didukung peningkatan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.
Sektor pariwisata juga mulai menunjukkan geliat. Sepanjang 2025, hampir 46 ribu wisatawan tercatat berkunjung ke Kabupaten Lamandau. Menurut Rizky, kondisi tersebut menjadi peluang untuk mengembangkan ekonomi kreatif, UMKM, serta potensi wisata daerah.
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lamandau pada 2025 tercatat sebesar 3,14 persen yang ditopang sektor industri pengolahan, pertanian, kehutanan, serta sejumlah sektor unggulan lainnya.
Rizky menegaskan berbagai capaian tersebut menjadi modal awal untuk melanjutkan pembangunan. Namun, ia memastikan pemerintah daerah tidak akan berpuas diri.
“Masih banyak yang harus kita kerjakan. Tujuan utama kami adalah menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya. (andre)












