PULANG PISAU – Wakil Bupati Pulang Pisau H. Ahmad Jayadikarta, Sabtu 1 Agustus 2026, mengajak masyarakat Muslim di Kabupaten Pulang Pisau melaksanakan Salat Istisqa sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau yang memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.
Ajakan tersebut disampaikan melalui surat imbauan resmi Nomor 400/1/WABUP_PULPIS/VII/2026 tertanggal 24 Juli 2026. Surat itu ditandatangani langsung oleh Wakil Bupati Ahmad Jayadikarta dan telah menggunakan tanda tangan elektronik yang tersertifikasi Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE) Badan Siber dan Sandi Negara.
Dalam surat tersebut, pemerintah daerah mengajak seluruh camat untuk berkoordinasi menggelar Salat Istisqa di wilayah masing-masing dengan melibatkan ulama, pondok pesantren, organisasi kemasyarakatan Islam, aparatur sipil negara, perangkat desa, hingga masyarakat umum.
Imbauan serupa juga ditujukan kepada satuan pendidikan berbasis madrasah. Guru, tenaga kependidikan, serta para siswa diminta melaksanakan Salat Istisqa di lingkungan sekolah sesuai dengan kondisi dan kesiapan masing-masing.
Wakil Bupati Ahmad Jayadikarta, menegaskan bahwa pelaksanaan Salat Istisqa merupakan bagian dari ikhtiar spiritual di samping berbagai upaya penanganan karhutla yang terus dilakukan oleh pemerintah bersama TNI, Polri, BPBD, relawan, dan berbagai unsur terkait di lapangan.
Dalam surat tersebut juga disebutkan bahwa pelaksanaan Salat Istisqa dapat disesuaikan dengan situasi dan kondisi di masing-masing daerah, sehingga penyelenggaraannya tetap memperhatikan kesiapan serta kondisi setempat tanpa mengurangi tujuan utama untuk memohon turunnya hujan.
Melalui imbauan ini, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau berharap doa bersama yang dipanjatkan dapat menjadi ikhtiar batin bagi seluruh masyarakat agar Allah SWT menurunkan hujan, membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan, serta memberikan keselamatan bagi masyarakat dan para petugas yang masih berjibaku melakukan pemadaman di lapangan. (denny)












