PULANG PISAU – Menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bukan hanya tentang kemampuan baris-berbaris dan menjalankan tugas saat upacara kemerdekaan. Wakil Bupati Pulang Pisau, H. Ahmad Jayadikarta,, menegaskan bahwa pemusatan pendidikan dan pelatihan Calon Paskibraka Kabupaten Pulang Pisau Tahun 2026 harus menjadi proses pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, nasionalisme, dan tanggung jawab generasi muda.
Pesan tersebut disampaikan Ahmad Jayadikarta saat membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Calon Paskibraka Kabupaten Pulang Pisau Tahun 2026 di Aula Banama Tingang Kantor Bupati Pulang Pisau, pukul 09.00 WIB. Kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, FKPD, panitia, pelatih, pembina, serta para calon Paskibraka yang telah terpilih untuk menjalani rangkaian pendidikan dan pelatihan, Kamis 6 Agustus 2026.
Menurut Wabup, terpilih sebagai Calon Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab. Para peserta dipercaya membawa nama Kabupaten Pulang Pisau dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sehingga kesempatan tersebut harus dijalani dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh rasa cinta terhadap bangsa dan negara.
Ahmad Jayadikarta menjelaskan, proses pendidikan dan pelatihan tidak semata-mata diarahkan untuk membentuk kemampuan teknis pengibaran Bendera Merah Putih. Lebih dari itu, peserta akan ditempa agar memiliki karakter kuat, mampu bekerja dalam tim, menghargai sesama, memegang tanggung jawab, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia meminta seluruh calon Paskibraka mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan serius, mematuhi arahan pelatih dan pembina, menjaga kesehatan, serta membangun kekompakan. Menurutnya, keberhasilan menjalankan tugas pada upacara kemerdekaan nantinya bukan hanya menjadi kebanggaan peserta dan keluarga, tetapi juga membawa nama masyarakat Kabupaten Pulang Pisau.
Kepada para pelatih, pembina, dan panitia, Wabup menyampaikan penghargaan atas tanggung jawab yang diberikan dalam mempersiapkan generasi muda tersebut. Ia juga mengingatkan agar seluruh proses pelatihan dilaksanakan secara profesional dan terarah dengan tetap memperhatikan kondisi serta kesehatan peserta. Dukungan orang tua dan keluarga juga dinilai memiliki peran penting dalam membantu peserta menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan.
Ahmad Jayadikarta berpesan agar pengalaman menjadi Paskibraka tidak berhenti setelah tugas upacara selesai. Para peserta diharapkan membawa nilai-nilai Pancasila, semangat Bhinneka Tunggal Ika, persatuan, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia ke lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. “Jaga kesehatan, junjung tinggi disiplin, bangun kekompakan, dan laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” pesan Wabup kepada seluruh Calon Paskibraka Kabupaten Pulang Pisau. (denny)












