Gardu Induk PLN Kujan Dikepung Api Karhutla, Petugas Gabungan Berjibaku Lakukan Pemadaman dan Penyekatan

ANDRE/BERITASAMPIT - Api akibat karhutla berkobar tidak jauh dari Gardu Induk PLN Kujan.

– Kebakaran lahan terjadi di Kujan, Kecamatan Bulik, Kabupaten , . Kobaran api mengepung kawasan Gardu Induk (GI) PLN hingga mengancam permukiman warga.

Kebakaran terjadi pada Kamis 20 Agustus 2026. Api awalnya muncul di kawasan eks persawahan yang didominasi lahan gambut kering.

Api sempat berhasil dipadamkan. Namun, menjelang sore kobaran api kembali muncul dan dengan cepat meluas akibat kondisi lahan yang kering serta hembusan angin.

Kobaran api kemudian bergerak mendekati Gardu Induk PLN dan permukiman warga Kujan. Kondisi itu membuat petugas gabungan memusatkan pemadaman di sekitar objek vital tersebut.

Ratusan personel BPBD , Satpol PP dan Damkar, PDAM, TNI-Polri hingga masyarakat dikerahkan ke lokasi. Sejumlah armada pemadam juga diterjunkan untuk menyemprotkan air ke titik-titik api di sekitar kawasan gardu. Bahkan, sebagian pagar Gardu Induk PLN terpaksa dijebol untuk membuka akses bagi selang pemadam agar petugas bisa menjangkau titik api.

Kepala BPBD Kabupaten Hendikel mengatakan seluruh unsur terkait terus melakukan pemadaman dan penyekatan.

“Kami bersama seluruh tim terus melakukan pemadaman dan penyekatan. Karena kondisi lahan gambut kering dan angin cukup kencang, api cepat sekali menjalar,” kata Hendikel.

“Prioritas kami saat ini mengamankan Gardu Induk PLN dan mencegah api merambat ke permukiman warga,” sambungnya.

Pemadaman tidak hanya dilakukan dari darat. Sebuah helikopter turut dikerahkan pada Kamis sore untuk membantu memadamkan api dari udara. Helikopter tersebut mengambil air dari Sungai untuk kemudian digunakan dalam pemadaman.

Menurut Hendikel, petugas melakukan pemadaman dari berbagai sisi dengan mengerahkan seluruh personel dan armada yang tersedia. Hingga pukul 19.00 WIB, api masih terlihat membesar dan meluas di sejumlah titik.

baca juga ...  Dibakar Api Cemburu, Suami Muda di Kotim Tikam Pria yang Bertamu

Petugas gabungan masih melakukan pemadaman dan penyekatan. Sejumlah perusahaan di sekitar lokasi, seperti PT KSO dan PT MML, juga turut bersiaga dengan membuat parit pembatas untuk menghambat pergerakan api.

Hingga malam hari, petugas masih berada di lokasi untuk memadamkan api sekaligus memastikan kobaran tidak kembali mendekati Gardu Induk PLN dan permukiman warga. (andre)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!