SUKAMARA – Bupati Sukamara Masduki menegaskan penanggulangan kemiskinan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Seluruh pemangku kepentingan, termasuk perusahaan yang beroperasi di Sukamara, diminta ikut mengambil peran nyata dalam mengurangi angka kemiskinan dan menghapus kemiskinan ekstrem.
Penegasan itu disampaikan Masduki saat membuka Rapat Koordinasi Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Kabupaten Sukamara di Aula Baperida pada Kamis 10 September 2026.
Masduki mengatakan, kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan rendahnya pendapatan masyarakat. Persoalan tersebut juga menyangkut akses terhadap pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, jaminan sosial, serta kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup.
Karena itu, menurutnya, diperlukan kerja bersama dan koordinasi yang kuat antarinstansi maupun seluruh pihak yang memiliki peran dalam pembangunan daerah.
“Penanggulangan kemiskinan merupakan tanggung jawab bersama. Tidak mungkin dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan memerlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan,” tegas Masduki.
Ia meminta Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) menjadi forum yang solid dan aktif dalam menyatukan berbagai program penanggulangan kemiskinan. Program yang berjalan juga harus saling terhubung agar bantuan dan intervensi pemerintah benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan.
Masduki secara khusus mengajak perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Sukamara untuk tidak hanya menjalankan kegiatan usahanya, tetapi turut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar melalui program pemberdayaan yang konkret.
Menurutnya, peran dunia usaha dapat diarahkan pada penguatan ketahanan pangan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, perluasan kesempatan kerja dan usaha, hingga pemberdayaan UMKM serta keluarga prasejahtera.
“Melalui kolaborasi, harmonisasi, dan konsolidasi berbagai program serta dukungan seluruh pemangku kepentingan, kita berharap angka kemiskinan di Kabupaten Sukamara dapat terus ditekan dan kesejahteraan masyarakat meningkat secara berkelanjutan,” ujarnya.
Masduki berharap koordinasi tersebut tidak berhenti pada rapat, tetapi menghasilkan langkah nyata yang dapat dirasakan masyarakat.
Ia mengajak seluruh pihak memperkuat komitmen dan kerja sama untuk mewujudkan Sukamara yang lebih maju, sejahtera, dan bebas dari kemiskinan ekstrem. (enn)











