PANGKALAN BUN – Anggota Komisi IV DPR RI, Bambang Purwanto, asal Pangkalan Bun, mendukung penanggulangan bencana Karhutla dengam memberi bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada para personil Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Barat (Damkar Kobar), Senin 14 September 2026.
Bantuan tersebut diserahkan saat Bambang Purwanto berkunjung ke Markas Komando (Mako) Damkar Kobar dan diterima langsung oleh Kepala Damkar Kobar, Dwi Agus Suhartono, Sebanyak 23 paket yang terdiri atas masker NP-306 dan kacamata pelindung diberikan untuk mendukung keselamatan petugas yang bertugas di lapangan.
Peralatan pelindung tersebut dinilai penting mengingat petugas menghadapi berbagai risiko selama proses pemadaman, terutama paparan asap, debu, dan partikel hasil pembakaran. Masker NP-306 dengan sistem penyaring ganda berfungsi membantu melindungi sistem pernapasan, sementara kacamata pelindung digunakan untuk melindungi mata selama menjalankan tugas.
Dwi Agus Suhartono menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Bambang Purwanto kepada jajaran Damkar Kobar, khususnya di tengah penanganan karhutla yang masih berlangsung.
“Kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan dukungan Bapak Bambang Purwanto. Bantuan masker NP-306 dan kacamata pelindung ini sangat bermanfaat bagi petugas kami yang melaksanakan penanganan karhutla di lapangan. Keselamatan dan kesehatan personel menjadi hal yang sangat penting, sehingga dukungan peralatan pelindung seperti ini tentu sangat membantu,” ujarnya.
Dwi Agus mengatakan penanganan karhutla di wilayah Kobar masih dilakukan bersama Satgas Karhutla dan unsur terkait. Sejumlah titik yang terindikasi mengalami kebakaran terus dipantau dan ditangani guna mencegah api meluas.
Menurutnya, kondisi karhutla membutuhkan kesiapsiagaan dan kerja sama seluruh unsur, terutama karena kebakaran pada lahan tertentu, termasuk lahan gambut, dapat menyulitkan proses pemadaman dan berpotensi kembali muncul apabila masih terdapat bara.
“Penanganan karhutla membutuhkan kesiapsiagaan dan kerja sama semua pihak. Tim di lapangan terus berupaya melakukan pemadaman pada titik-titik yang masih ditemukan api. Kami juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila melihat adanya indikasi kebakaran hutan dan lahan, sehingga dapat ditangani sedini mungkin,” lanjutnya.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bentuk perhatian terhadap kondisi petugas yang berada di garis depan penanganan karhutla. Selain melakukan pemadaman, personel dituntut menjaga keselamatan diri saat bekerja di lokasi yang dipenuhi asap, panas, dan berbagai potensi bahaya.
Damkar Kobar memastikan kesiapsiagaan dalam penanganan karhutla akan terus dilakukan bersama Satgas Karhutla dan instansi terkait. Upaya pencegahan serta pelaporan dini dari masyarakat juga diperlukan untuk menekan risiko meluasnya kebakaran dan menjaga keselamatan masyarakat maupun lingkungan.
Sementara Bambang Purwanto mengatakan, semoga bantuan APD bisa segera dimanfaatkan untuk melengkapi perlindungan diri saat para personil Damkar berjibaku memandamkan karhutla.
“Kerja aman itu penting, dan semoga alat pelindung diri ini juga bisa membawa semangat para personil Damkar memadamkan karhutla di Wilayah Kabupaten Kobar,“ ujar Bambang Purwanto. (man)











