SUKAMARA – Mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukamara menyiapkan layanan Rumah Oksigen di sejumlah fasilitas kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Sukamara, Ari Junita menjelaskan bahwa layanan ini disiapkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan penanganan terkait gangguan pernapasan, terutama ketika kondisi udara memburuk akibat kabut asap.
Ada lima fasilitas kesehatan yang menyediakan layanan Rumah Oksigen selama 24 jam, yakni RSUD Nawawi Mahmuda, Puskesmas Balai Riam, Puskesmas Permata Kecubung, Puskesmas Jelai dan Puskesmas Pantai Lunci.
Sementara itu, Rumah Oksigen di Puskesmas Sukamara melayani masyarakat mulai pukul 07.30 hingga 14.00 WIB.
Dinkes mengimbau masyarakat tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia dan masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.
“Gunakan masker saat beraktivitas di luar dan kurangi aktivitas di luar rumah jika kondisi asap sedang tebal,” imbau Ari Junita, Senin 14 September 2026.
Masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan juga diharapkan tidak menunda untuk mendapatkan pertolongan di fasilitas kesehatan terdekat.
Dinkes Sukamara mengingatkan masyarakat agar menyimpan informasi lokasi Rumah Oksigen dan membagikannya kepada keluarga maupun warga lain yang membutuhkan. Dengan tersedianya layanan tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat lebih cepat mendapatkan bantuan apabila mengalami gangguan pernapasan selama kondisi kabut asap masih terjadi. (enn)











