SAMPIT – Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) mengerahkan personel dan sarana pendukung Search and Rescue (SAR) untuk membantu pencarian Kapal Virgo Transport 8 yang dilaporkan hilang kontak di Laut Jawa, wilayah Provinsi Kalimantan Selatan.
Kapal tersebut diketahui melayani rute Surabaya-Banjarmasin dan dilaporkan membawa sekitar 240 orang penumpang.
Informasi mengenai hilangnya kontak kapal diterima Ditpolairud Polda Kalteng pada Minggu 13 September 2026 sekitar pukul 07.00 WIB.
Lokasi terakhir kapal dilaporkan berada di koordinat 4°31’51.82”S 114°02’06.88”E dengan heading 152,06 derajat.
Kapal Virgo Transport 8 diketahui hilang kontak sekitar pukul 01.00 WITA. Sebelum kehilangan kontak, kapal dilaporkan sedang menghadapi kondisi cuaca buruk dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin.
Pihak manajemen atau General Manager (GM) Virgo Transport 8 kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor SAR Banjarmasin untuk mendapatkan bantuan pencarian dan pertolongan.
Atas petunjuk Kapolda Kalteng, Ditpolairud Polda Kalteng kemudian melakukan backup operasi SAR dengan mengerahkan sejumlah sarana.
Pada Minggu sekitar pukul 10.00 WIB, satu unit helikopter jenis Dauphin AS 365 N3 dengan nomor P-3103 diberangkatkan untuk mendukung pencarian. Helikopter tersebut dipimpin pilot Kompol Asep Saepudin, A.Md.
Selain helikopter, satu unit Kapal Polisi (KP) IBIS-6001 milik Korpolairud Baharkam Polri juga dikerahkan dalam operasi pencarian. Kapal tersebut dipimpin Kompol Dodot.
Dukungan operasi SAR juga disiapkan dengan dua unit kapal tipe C2, masing-masing C2-2002 dan C2-2007 yang saat ini dalam posisi standby sebagai backup apabila dibutuhkan dalam proses pencarian dan pertolongan.
“Pengerahan armada tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan Polda Kalteng terhadap operasi pencarian dan pertolongan terhadap kapal yang hingga kini dilaporkan hilang kontak,” kata Kombes Pol Dony Eka Putra, Dirpolairud Polda Kalteng.
Ditpolairud Polda Kalteng masih berkoordinasi dengan unsur SAR terkait perkembangan operasi pencarian Kapal Virgo Transport 8.
Perkembangan lebih lanjut mengenai proses pencarian dan kondisi para penumpang masih menunggu informasi resmi dari tim SAR di lapangan.
(Jimmy)











