Penulis: Maman Wiharja (Jurnalis Senior di Kobar)
KABUPATEN Kotawaringin Barat (Kobar) dan Lamandau sedang krisis Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Tentunya Legislatif dan Eksekutif harus mengalokasikan anggaran yang jumlahnya cukup lumayan untuk percepatan pemadaman, penanganan kesehatan, dan pencegahan karhutla di seluruh dua Kabupaten tersebut.
Disaat Kobar dan Lamandau sedang krisis karhutla, sejumlah Perusahaan Besar Swasta (PBS) telah berdatangan ke Posko Induk Satgas Karhutla Kantor BPBD Kobar dan Posko Induk Satgas Karhutla Kabupaten Lamandau untuk memberi berbagai bantuan.
Seperti halnya PT Korintiga Hutani (KTH), yang berlokasi di Campe Pelita, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kobar, pada Rabu, 9 September 2026. Direktur PT Korintiga Hutani Park Jong Myung, didampingi General Manager PT Korintiga Hutani Rais Sugito, mengunjungi Posko Induk Satgas Karhutla di Kantor BPBD Kabupaten Kobar Jalan. A. Yani Pangkalan Bun, untuk menyerahkan bantuan.
Bantuan tersebut, langsung diterima oleh Bupati Kobar Nurhidayah, disaksikan Kepala BPBD Kobar Samuel, Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Kobar Dwi Agus Suhartono, Kepala Dinas Kesehatan Kobar dan Kadiskominfo Kobar, Kepala Balai TNTP Yohan Hendratmoko.
Menurut, Direktur PT KTH Park Jong Myung kunjungan yang sama pada Kamis, 10 September 2026 telah dilaksanakan di Kabupaten Lamandau, untuk menunjukkan kepedulian perusahaan terhadap upaya penanggulangan Karhutla di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dan Kabupaten Lamandau.
Jenis bantuan tersebut diserahkan oleh Direktur PT KTH Park Jong Myung , diterima langsung Bupati Kobar Hj.Nurhidayah, sebagai Komandan Satgas Karhutla, terdiri atas beras sebanyak 1.000 kilogram, mie instan sebanyak 4.000 bungkus, air mineral 150 dus, ikan kaleng atau sarden 1.250 kaleng, serta masker sebanyak 100 kotak.
Selain bantuan sembako, PT Korintiga Hutani juga menyatakan kesiapannya memberikan dukungan Bahan Bakar Minyak (BBM) sebanyak 1.000 liter untuk menunjang operasional kendaraan pemadam kebakaran.
Direktur PT Korintiga Hutani Park Jong Myung menyampaikan harapannya agar bantuan tersebut dapat memberikan manfaat dan mendukung penanganan karhutla.
Sementara, General Manager PT Korintiga Hutani Rais Sugito pada momen ini mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk respons perusahaan dalam mendukung penanganan karhutla.
Selain melakukan pengamanan di wilayah konsesi perusahaan, termasuk kawasan ring satu, PT Korintiga Hutani juga berupaya berkontribusi terhadap penanganan karhutla secara umum melalui dukungan kepada posko induk.
“Harapan kita bersama, semoga bantuan ini bisa membawa kebaikan serta kondisi karhutla di Kobar bisa terkendali dengan baik,” pungkasnya.
Komitmen ini merupakan bagian dari upaya PT Korintiga Hutani untuk menjalankan kegiatan operasional secara bertanggung jawab, menjaga kelestarian lingkungan, serta memberikan kontribusi positif dan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Pengamatan penulis, sesuai UU No 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, pelaku usaha wajib memberikan dukungan sumber daya. Karena itu PT.Korintiga Hutani di Kabupaten Kobar dan Lamandau diharapkan terus bersinergi dalam penanganan darurat Karhutla. Selain kewajiban hukum, ini juga bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan/CSR sesuai UU No 40 Tahun 2007.
Bupati Kobar Nurhidayah menyambut baik sekaligus mengapresiasi dukungan yang diberikan PT Korintiga Hutani. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan personel yang berada di lapangan dalam menjalankan tugas penanganan karhutla.
Nurhidayah berharap dukungan dari berbagai pihak secara bersama-sama dapat mempercepat penanganan karhutla sehingga kondisi langit di Kobar kembali bersih dari asap.
“Melalui bantuan ini kita akan manfaatkan sebaik mungkin. Sekali lagi terima kasih kepada PT Korintiga Hutani, karena kita masih belum tahu sampai kapan kemarau akan berakhir,” katanya.
Ia menambahkan, petugas di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala, di antaranya lokasi kebakaran yang jauh dari jalan utama serta minimnya sumber air.(*)











