DPRD Kalteng Soroti Keluhan Jalan dan Krisis Air Bersih di Kotim

SYAUQI/BERITA SAMPIT - Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Sutik.

PALANGKA RAYA – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng), Sutik, menyoroti keluhan warga terkait infrastruktur jalan rusak dan krisis air bersih di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Aspirasi ini ia dapati langsung dari masyarakat saat melaksanakan kegiatan reses di wilayah Kotim dan Kabupaten Seruyan.

Sutik menyampaikan persoalan infrastruktur jalan menjadi salah satu keluhan yang paling mendominasi. Kondisi sejumlah ruas jalan masih menjadi perhatian serius warga, meskipun beberapa titik krusial sudah mulai mendapat penanganan dari pemerintah.

“Yang banyak itu usulan adalah keluhannya itu jalan,” kata Sutik, Selasa, 15 Agustus 2026.

Sutik menyebut, salah satu ruas jalan di wilayah Bagendang yang sebelumnya menjadi sorotan masyarakat kini telah diperbaiki. Kondisi jalan tersebut, kata dia, saat ini sudah jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.

“Alhamdulillah sekarang di Bagendang itu sudah dibaiki, sudah bagus. Yang sempat viral kemarin sudah bagus,” ujarnya.

Atas perbaikan tersebut, Sutik menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalteng, termasuk Gubernur Kalteng, yang dinilai telah merespons keluhan masyarakat terkait kondisi jalan menuju kawasan Samuda.

“Saya ucapkan terima kasih, Bapak Gubernur, ada pemerintahan Provinsi Kalteng yang sudah memperbaiki jalan di arah Samuda,” katanya.

Namun, persoalan infrastruktur jalan belum sepenuhnya terselesaikan. Sutik mengatakan masyarakat masih banyak mengeluhkan kondisi jalan di kawasan Ganggang. Aspirasi terkait perbaikan jalan di wilayah tersebut menjadi salah satu usulan yang cukup dominan disampaikan masyarakat selama reses.

Selain infrastruktur jalan, persoalan air bersih juga menjadi aspirasi masyarakat, khususnya di wilayah Samuda dan sekitarnya. Sutik mengatakan, warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih karena air yang tersedia mulai terasa asin akibat masuknya air laut.

“Itu daerah Samuda ke atas, dan itu banyak keluhan air, air bersih. Karena di sana saya pas mau sembahyang, wudu, itu sudah asin,” tuturnya.

Sutik berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah untuk membantu masyarakat, salah satunya melalui distribusi air bersih ke wilayah terdampak. “Saya harapkan untuk pemerintah daerah membantu distribusikan air yang ada di daerah sana untuk air bersih,” pungkasnya.

(Syauqi)

baca juga ...  DPRD Kalteng Minta Layanan Pajak Daerah Lebih Maksimal melalui Pemanfaatan Aplikasi E-Pahari
Bagikan:
Berita Populer