Warga Desa Hanjalipan Meninggal Dunia usai Padamkan Api Karhutla

IST/BERITASAMPIT - Warga Desa Hanjalipan saat di rumah duka.

SAMPIT – Seorang warga Desa Hanjalipan, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), berinisial NR (45), meninggal dunia setelah ikut memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bersama warga, Senin 14 September 2026 malam.

Informasi tersebut disampaikan Ketua BPD Desa Hanjalipan, Reky. Ia mengatakan, sebelum meninggal dunia, korban bersama sejumlah warga berjibaku memadamkan api di wilayah desa setempat.

Korban bersama warga melakukan pemadaman hingga sekitar pukul 23.00 WIB. Setelah itu, NR pulang ke rumahnya di Jalan Abu Bakar, RT 001/RW 001, Desa Hanjalipan.

“Setelah pulang dari memadamkan api, korban mengalami sesak napas. Kemudian korban langsung tidur,” kata Reky, Selasa 15 September 2026.

Saat menjelang subuh, istri korban berusaha membangunkan NR. Namun, korban ternyata sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

NR kemudian dinyatakan meninggal dunia di rumahnya. Pihak keluarga bersama warga setempat selanjutnya memakamkan korban pada Selasa 15 September 2026.

Korban diketahui meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.

Reky menyampaikan, korban sebelumnya aktif ikut membantu warga sebagai relawan dalam upaya memadamkan karhutla yang selama kemarau terjadi di wilayah Desa Hanjalipan.

Meski demikian, terkait penyebab pasti meninggalnya korban, diperlukan keterangan medis. Informasi yang disampaikan pihak desa menyebutkan korban sempat mengalami sesak napas setelah melakukan aktivitas pemadaman hingga malam hari.

(Jimmy)

baca juga ...  Antrean Panjang BBM di Sejumlah SPBU Sampit Dikeluhkan Warga
Bagikan:
Berita Populer