Klarifikasi Resmi Pemkab Murung Raya: Aktivitas Pendulang Emas Bukan Penyebab Kelangkaan Pertalite

IST/BERITASAMPIT - Bupati Murung Raya, Heriyus.

PURUK CAHU –  Pemerintah Kabupaten Murung Raya dengan tegas memberikan klarifikasi resmi terkait maraknya informasi yang beredar di berbagai platform media sosial.

Informasi tersebut secara keliru mengaitkan aktivitas para pendulang emas sebagai faktor utama penyebab kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kabupaten Murung Raya.

Pemkab Murung Raya menegaskan bahwa narasi yang telah menyebar luas tersebut sama sekali tidak sesuai dengan fakta lapangan dan telah menyimpang dari konteks pernyataan Bupati Murung Raya, Heriyus, yang sesungguhnya.

Berdasarkan hasil klarifikasi dan penelusuran mendalam yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Murung Raya terhadap konteks pernyataan Bupati, ditemukan bahwa informasi yang beredar di masyarakat luas merupakan potongan-potongan informasi yang sengaja atau tidak sengaja terambil dari pembahasan yang lebih komprehensif.

Akibat pemotongan konteks ini, informasi tersebut menjadi tidak utuh dan berpotensi besar menimbulkan pemahaman yang berbeda, bahkan menyesatkan di kalangan publik.

Dalam pernyataan aslinya, Bupati Heriyus sedang memfokuskan perhatian pada pentingnya pengawasan yang ketat terhadap sistem distribusi dan pemanfaatan BBM di seluruh wilayah Kabupaten Murung Raya.

Pembahasan Bupati Murung Raya, Heriyus secara spesifik mencakup adanya indikasi penyaluran atau penjualan kembali BBM kepada para pengguna alat berat maupun mesin-mesin industri lainnya.

Penegasan ini sangat krusial untuk dipahami, bahwa sama sekali tidak ada intensi dalam pernyataannya untuk secara langsung mengaitkan atau menuduh aktivitas pendulang emas sebagai penyebab utama atau satu-satunya dari kondisi kelangkaan Pertalite yang sempat terjadi di Kabupaten Murung Raya.

Menyikapi beredarnya informasi yang tidak akurat ini, Pemerintah Kabupaten Murung Raya dengan penuh kepedulian mengimbau seluruh lapisan masyarakat, mulai dari perkotaan hingga pelosok desa, agar dapat lebih bijak dan selektif dalam menerima serta menyebarkan setiap informasi.

Masyarakat diharapkan untuk selalu berusaha memahami setiap informasi secara utuh, dengan mencari konteks lengkapnya, dan tidak mudah mengambil kesimpulan berdasarkan potongan pernyataan atau narasi yang tersebar di berbagai kanal media sosial tanpa verifikasi.

Selain itu, Pemkab Murung Raya juga menekankan urgensi untuk selalu melakukan verifikasi informasi melalui sumber-sumber resmi dan terpercaya sebelum memutuskan untuk menyebarluaskannya.

Langkah proaktif ini diharapkan mampu mencegah timbulnya kesalahpahaman yang tidak perlu serta meredam potensi keresahan di tengah-tengah masyarakat.

“Mari bersama-sama kita jadikan media sosial sebagai wadah yang konstruktif dengan senantiasa bijak dalam berinteraksi, saringlah informasi dengan cermat, periksalah sumber dan konteksnya secara teliti, sebelum memutuskan untuk membagikannya kepada khalayak luas,” kata Bupati Murung Raya, Heriyus, Jumat 18 September 2026. (lulus)

baca juga ...  Simpan 99,85 Gram Sabu, IRT Asal Tanah Bumbu Diciduk Polisi
Bagikan:
Berita Populer