Kasus Kematian SS Terungkap, Keluarga Curiga Gaya Komunikasi Korban di Medsos

SYAHYUDI/BERITASAMPIT - Adik korban, Toti Alexsandro.

PALANGKA RAYA – Keluarga perempuan berinisial SS baru mengetahui bahwa korban telah meninggal dunia setelah sekitar dua tahun sejak peristiwa pembunuhan terjadi. Selama rentang waktu tersebut, keluarga masih mengira korban dalam keadaan hidup karena akun media sosialnya tetap aktif berkomunikasi dengan keluarga.

Adik korban, Toti Alexsandro, mengatakan selama sekitar dua tahun akses media sosial milik korban diduga digunakan oleh pelaku. Akun tersebut digunakan untuk berkomunikasi dengan keluarga, termasuk meminta sejumlah uang.

Selain itu keluarga mengaku mulai merasakan adanya kejanggalan dari komunikasi melalui Instagram. Gaya bahasa yang digunakan dalam percakapan dinilai berbeda dari cara korban berkomunikasi sebelumnya.

“Dari bahasa chatting di Instagram itu berbeda, tidak seperti biasanya. Kami kan tahu gaya bahasanya,” ucapnya, Rabu 23 September 2026.

“Selama dua tahun itu, pelaku menggunakan akses media sosial punya korban untuk melakukan pinjaman-pinjaman uang dan meminta uang kepada keluarga,” imbuhnya.


Kondisi tersebut membuat keluarga berharap apabila ada pihak lain yang merasa pernah memberikan pinjaman atau mengirimkan uang melalui komunikasi dengan akun korban, dapat menghubungi pihak keluarga.

“Informasi tersebut nantinya dapat dicocokkan dengan waktu kejadian untuk mengetahui apakah transaksi atau permintaan uang tersebut terjadi sebelum maupun setelah korban meninggal dunia,” ujarnya.

“Kalau ada yang merasa pernah dipinjami atau diminta uang, bisa menghubungi kami sebagai pihak keluarga. Nanti bisa di cocokkan tanggal kejadiannya, apakah sebelum atau sesudah. Keluarga menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian. Kami berharap perkara ini diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya. (yud)  

baca juga ...  Calon Rektor UPR Prof. Bhayu Rhama Laporkan Akun Instagram ke Polisi Terkait Isu Pungli
Bagikan:
Berita Populer