Dua Program PPM PT Maruwai Coal Raih Gold di ISDA 2026

IST/BERITASAMPIT - Comdev Dept Head PT Maruwai Coal, Sri Armiyati Jarkasi, saat menerima penghargaan.

JAKARTA – PT Maruwai Coal, anak usaha PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk, kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih dua predikat Gold dalam ajang Indonesian SDGs Awards (ISDA) 2026. Penghargaan ini diberikan atas dua program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) unggulan perusahaan yang berfokus pada bidang lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Penganugerahan ISDA 2026 diselenggarakan oleh Corporate Forum for CSR Development (CFCD) bekerja sama dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia.

Acara itu bertempat di Binakarna Ballroom, Bidakara Hotel, Jakarta, 29 September 2026. acara tahun ini mengusung tema “Responsible Business for Supporting Asta Cita”.

Dua program yang berhasil menyabet penghargaan Gold adalah Program Kampung Iklim (PROKLIM) dan SAPAN ARA MAROP (Sanitasi Pasti Aman, Pantang Menyerah). Kedua program ini merupakan bagian integral dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat PT Maruwai Coal.

Dalam implementasi PROKLIM, PT Maruwai Coal telah melakukan asesmen terhadap 16 desa binaan, dengan Kelurahan Muara Tuhup dan Desa Batu Tojah terpilih sebagai lokasi percontohan.

Program ini melibatkan pembentukan kelompok kerja masyarakat dan penyusunan roadmap PROKLIM 2026–2030 yang berorientasi pada pencapaian PROKLIM Lestari.

Inovasi pengelolaan sampah juga menjadi fokus utama, dengan pengembangan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Batu Batuah.

Di sana, dilakukan budidaya Maggot Black Soldier Fly (BSF) untuk mengolah sampah organik dan mendukung sektor pertanian, serta pengembangan teknologi pirolisis untuk penanganan sampah plastik.

Sementara itu, di bidang kesehatan, program SAPAN ARA MAROP diterapkan di Desa Batu Tojah, Kecamatan Barito Tuhup Raya, Kabupaten Murung Raya. Program ini merupakan pendekatan komprehensif yang menggabungkan edukasi, perubahan perilaku hidup bersih dan sehat, serta peningkatan akses sanitasi aman. Tujuannya adalah menangani faktor lingkungan yang berkaitan dengan kesehatan dan berkontribusi pada penurunan prevalensi stunting.

Pelaksanaan program SAPAN ARA MAROP melibatkan kolaborasi erat antara berbagai pihak, termasuk Dinas Kesehatan Kabupaten Murung Raya, Puskesmas Makunjung, Puskesmas Betang Barigas, Pemerintah Desa Batu Tojah, dan masyarakat setempat.

Sedangkan intervensi yang dilakukan tidak hanya terbatas pada pembangunan sarana sanitasi, tetapi juga berupaya mengubah perilaku masyarakat agar praktik sanitasi aman dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Comdev Dept Head PT Maruwai Coal, Sri Armiyati Jarkasi, atau akrab disapa Mimi, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kerja keras dan sinergi berbagai pihak.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Mimi.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan program ini dibangun melalui kolaborasi yang kuat dengan masyarakat, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan.

Menurut Mimi, keterlibatan masyarakat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan program menjadi kunci utama. Pendekatan ini diharapkan dapat memastikan keberlanjutan berbagai praktik baik yang telah dibangun di tingkat desa.

Dua penghargaan Gold di ISDA 2026 ini menegaskan komitmen PT Maruwai Coal dalam melaksanakan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat di wilayah binaannya.

“Ke depan, pengembangan program akan terus diarahkan berdasarkan kebutuhan spesifik masyarakat dan kondisi unik di masing-masing wilayah,”pungkasnya. (lulus) 

baca juga ...  Lurah Beriwit Keluarkan Surat Imbauan Penertiban Hewan Peliharaan
Bagikan:
Berita Populer