PURUK CAHU – Kedamaian Desa Tumbang Tuan, Kecamatan Sumber Barito, Kabupaten Murung Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, dikejutkan oleh insiden tragis pada Rabu, 30 September 2026, sekitar pukul 08.15 WIB.
Dua bersaudara, Mito (39) dan Jawa, menjadi korban penyerangan sadis menggunakan parang yang dilakukan oleh T alias A (35). Akibat insiden ini, Mito meninggal dunia di tempat kejadian, sementara Jawa mengalami luka serius dan kini dalam kondisi kritis.
​Plh Kapolres Murung Raya, AKBP Asep Bang Bang, melalui Kapolsek Sumber Barito, Ipda Tumi Prasitu, menuturkan kronologi peristiwa mengerikan ini bermula saat pelaku T mendatangi rumah saudara Syahroni untuk mengambil sebilah parang yang tersimpan di bawah pot bunga. Setelah mempersenjatai diri, pelaku langsung menuju rumah Mito.
“Tanpa ragu, T menerobos masuk ke dalam rumah dan mendapati Mito sedang menimba air di bagian belakang. Tanpa peringatan, T langsung mengayunkan parang ke arah kepala dan badan Mito lebih dari dua kali. Serangan brutal tersebut membuat Mito tumbang bersimbah darah,” kata Kapolsek.
Selanjutnya, tambah Kapolsek, setelah melakukan aksinya terhadap Mito, T keluar melalui pintu dapur. Di ambang pintu, ia berpapasan dengan Jawa yang hendak masuk ke dalam rumah. Melihat T membawa parang dan kondisi kakaknya yang terkapar, Jawa sontak membalikkan badan dan berusaha melarikan diri.
Namun, T tak membiarkan buruannya lepas. Ia mengejar Jawa hingga korban terjatuh. Saat itulah, T kembali mengayunkan parangnya ke arah kepala dan tangan Jawa.
Akibat penyerangan keji ini, Mito mengalami luka robek parah dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, Jawa mengalami luka kritis dan segera dilarikan ke RSUD Puruk Cahu untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
“Sementara anggota kami bergerak cepat setelah menerima laporan. Pelaku, T berhasil diamankan beberapa saat setelah kejadian. Hingga saat ini, motif di balik penyerangan brutal ini masih dalam pendalaman oleh penyidik,” pungkasnya. (lulus)











