PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya diharapkan mulai menyiapkan langkah pemulihan sektor pariwisata seiring berkurangnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi udara yang mulai membaik setelah turunnya hujan diharapkan menjadi kesempatan untuk kembali menghidupkan aktivitas objek wisata.
Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, mengatakan hujan yang mulai mengguyur wilayah setempat membawa dampak positif terhadap kondisi lingkungan. Kabut asap yang sebelumnya menyelimuti kota perlahan berkurang sehingga aktivitas masyarakat di luar ruangan diharapkan dapat kembali berjalan normal.
“Kita bersyukur Kota Palangka Raya sudah diguyur hujan lebat meskipun belum terjadi setiap hari,” ucapnya, Rabu 4 November 2026.
Membaiknya kondisi udara perlu diikuti dengan upaya pemerintah dalam membangkitkan kembali sektor pariwisata. Pasalnya, sejumlah objek wisata sebelumnya terpaksa menghentikan aktivitas akibat kabut asap yang mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengunjung.
“Selain itu meminta pemerintah kota menyiapkan strategi agar destinasi wisata yang sempat tutup dapat kembali beroperasi dan menarik minat masyarakat untuk berkunjung,” tambahnya.
Pemerintah kota perlu mempersiapkan berbagai strategi agar objek wisata yang sebelumnya tutup akibat kabut asap bisa kembali beroperasi dan ramai dikunjungi masyarakat.
“Pemulihan pariwisata tidak hanya berkaitan dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga berpengaruh terhadap pendapatan masyarakat yang menggantungkan usaha di sekitar kawasan wisata,” lanjutnya.
Karena itu, promosi destinasi unggulan perlu kembali digencarkan. Pemerintah juga dapat menggelar berbagai kegiatan wisata sebagai upaya menarik perhatian pengunjung setelah aktivitas pariwisata sempat terganggu.
“Selain itu, kerja sama dengan pengelola destinasi, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perhotelan, hingga rumah makan perlu diperkuat agar pemulihan pariwisata turut memberikan dampak terhadap sektor usaha lainnya,” ungkapnya. (yud)











