Kejati Kalteng Sebut Penegakan   Harus Mengacu Kearifan  Lokal

- Setelah dilantik menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) (Kalteng), Mukri menegaskan tetap mengedepankan yang berkeadilan dan pemanfaatan serta berkesinambungan.

“Penegakkan di Bumi Tambun Bungai ini harus ditegakkan, tidak boleh dengan ‘kacamata kuda',” Kata Kajati Kalteng Mukri, Senin(30/12/2019).

Tidak hanya itu saja ia juga memperhatikan kondisi seperti kearifan lokal. Mukri juga akan menindaklanjuti pekerjaan yang belum terselesaikan oleh pejabat lama.

“Sistem penanganan pun harus ada SOP dan aturan yang berlaku. Kita tetap mengedepankan kesinambungan serta kepastian hukumnya,” ucapnya.

Mantan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspenkum) Kejagung RI juga menuturkan akan melakukan pemetaan serta konsolidasi secara internal.

“Berikan saya waktu untuk melakukan pemetaan dan konsolidasi ke dalam perkara apa saja yang belum terselesaikan di Kejati Kalteng,” imbuhnya.

Dia juga tak lupa berterima kasih dengan pejabat lama Adi Sutanto yang sudah membawa Kejati Kalteng hingga saat ini. Dengan begitu semua perkara yang belum terselesaikan akan secepatnya diselesaikan.

“Akan tetapi menunggu konsolidasi terlebih dahulu, selanjutnya baru penegakkan tersebut bisa ditegakkan secara benar,” pungkas Pria yang pernah menjabat Kasipidum Kejari Kuala tahun 1996.
( aul/beritasampit.co.id)

baca juga ...  Hari Menanam Pohon 2025, Pemprov Kalteng Ajak Masyarakat Rawat Lingkungan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!