Sakariyas Paparkan Kendala Perkembangan Jaringan Listrik di

Editor : Maulana Kawit

KASONGAN – Perkembangan jaringan listrik PLN di Kabupaten terutama di pelosok diberbagai wilayah kecamatan masih terkendala sampai sekarang ini.

Pasalnya, hal ini karena tuntutan ganti rugi tanam tumbuh milik warga akibat terkena jalur jaringan listrik PLN itu sendiri.

Demikian disampaikan Bupati Sakariyas, didampingi Wakil Bupati Sunardi NT Litang saat menerima kunjungan kerja anggota komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi (Kalteng), Willy M Yoseph beserta rombongan, di ruang rapat Bupati , pada Senin, 30 Desember 2019

Bupati Sakariyas dalam kesempatan itu mengatakan, ada beberapa pohon seperti karet maupun durian milik warga terkena jalur yang akan dilewati jaringan listrik PLN sekaligus pemasangan konstruksi tiang beton listrik.

“Masalahnya, PLN ini seperti kemarin ada pemasangan konstruksi tiang beton untuk kabel listrik di jalur Kasongan – Kereng Pangi, tapi ternyata ada beberapa warga yang meminta ganti rugi, bahkan ada sampai Rp.10 Juta,”ucapnya.

Inilah persoalan yang terkadang membuat terhambatnya pengerjaan dan pemasangan konstruksi tiang beton jaringan PLN untuk dialirkan ke berbagai daerah.

“Jika tidak pemasangan tiang listrik PLN batal dan cabut saja. Masa, satu pohon karet saja minta ganti rugi mahal,” keluh Sakariyas.

Untuk itu ia berharap, masyarakat juga mampu membantu pemerintah menyelesaikan persoala listik ini agar dapat dinikmati semua lapisan masyarakat di wilayah .

Untuk diketahui Kegiatan ini juga dihadiri Ketua Marwan Susanto, koordinator PLN KalselTeng, Aang, sejumlah kepala OPD, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

(nas/beritasampit.co.id)

baca juga ...  Polisi di Katingan Ringkus Pengedar Narkoba Seberat 20 Gram
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!