Dukung Program MBG, Muhammad Syauqie: Kontribusi dalam Peningkatan Ketahanan Pangan -Pemerataan Ekonomi

IST/BERITA SAMPIT - Anggota DPR RI dari Fraksi PAN, Muhammad Syauqie.

– Anggota DPR RI dari Fraksi PAN, Muhammad Syauqie, menyatakan dukungannya terhadap program Makan Bergizi Gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Program ini dinilai mampu menjadi langkah strategis dalam meningkatkan ketahanan pangan dan mendukung pemerataan ekonomi.

“Program makan siang gratis ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan ketahanan pangan dan pemerataan ekonomi,” ucapnya, Kamis 23 Januari 2025.

Selain itu juga, optimisme pemerintah dalam mencapai target swasembada pangan yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Menurutnya, target tersebut bukan hanya realistis, tetapi berpotensi tercapai lebih cepat dari jadwal.

“Kami optimistis target swasembada pangan yang disampaikan Pak Menteri Zulkifli Hasan bisa tercapai. Bahkan, ada peluang besar target ini terwujud dalam tiga tahun ke depan, lebih cepat dari rencana pemerintah saat ini,” tambahnya.

Pentingnya komitmen pemerintah, khususnya kabinet merah-putih Prabowo-Gibran, dalam mengatasi masalah gizi yang menjadi salah satu kunci utama untuk membangun generasi penerus yang tangguh.

“Masalah gizi harus menjadi perhatian serius karena ini adalah fondasi untuk menciptakan generasi muda yang kuat dan berpotensi menjadi pilar kemajuan bangsa. Ini langkah penting menuju Indonesia Emas 2045,” lanjutnya.

Keberhasilan program ini membutuhkan strategi yang komprehensif dan melibatkan berbagai pihak terkait. Kolaborasi yang erat antara pemangku kepentingan, menjadi kunci utama dalam mewujudkan target swasembada pangan pada 2028.

“Seluruh program pangan bergizi gratis harus melibatkan kolaborasi yang solid antar pemangku kepentingan. Dengan begitu, target swasembada pangan pada 2028 bukan hanya mimpi, tetapi bisa kita wujudkan bersama,” ungkapnya.

(yud)

baca juga ...  Fadli Zon: Wacana Amendemen UUD 1945 Karena Jokowi Gagal Sejahterakan Rakyat
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!