KUALA PEMBUANG – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-123 Tahun Anggaran 2025 yang diselenggarakan oleh Kodim 1015/Sampit resmi dibuka dalam sebuah upacara yang berlangsung di Stadion Gagah Lurus, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, pada Rabu 19 Februari 2025.
Upacara tersebut dipimpin oleh Pj Bupati Seruyan yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Seruyan, Tunjarsyah, dengan mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah”, acara ini menjadi momentum penting dalam mempercepat pembangunan daerah yang masih terisolasi.
Kegiatan pembukaan diawali dengan pembacaan laporan kesiapan serta sambutan dari para pejabat terkait. Momen penting dalam acara ini adalah penandatanganan naskah program TMMD ke-123 Tahun 2025 oleh Komandan Kodim 1015/Sampit, Letkol Inf Muhammad Tandri Subrata, dan Staf Ahli Bupati Seruyan. Acara dilanjutkan dengan penyerahan alat kerja secara simbolis kepada perwakilan TNI, Polri, dan masyarakat.
Dukungan Pemerintah Kabupaten Seruyan
DALAM amanat yang dibacakan oleh Staf Ahli Kabupaten Seruyan, Pj Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kodim 1015/Sampit atas kerja samanya dalam pelaksanaan program TMMD di Kabupaten Seruyan, khususnya di Desa Tanjung Ranggas, Kecamatan Seruyan Hilir. Dengan semangat gotong royong, program ini bertujuan untuk membangun daerah yang masih membutuhkan perhatian lebih dalam pembangunan infrastruktur.
“TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam rangka mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami sangat mendukung serta berharap program ini memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi warga,” ungkapnya.
Kolaborasi TNI dan Masyarakat untuk Kemajuan Daerah
TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya sesuai dengan sistem pertahanan semesta. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara TNI dan Pemerintah Daerah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui sasaran fisik dan nonfisik.
Komandan Kodim 1015/Sampit, Letkol Inf Muhammad Tandri Subrata, selaku Dansatgas TMMD ke-123, menjelaskan bahwa sebanyak 150 personel dari TNI dan Polri akan dikerahkan dalam program ini selama 30 hari ke depan. Mereka akan berfokus pada pembangunan infrastruktur yang menjadi aspirasi langsung dari masyarakat.
“Harapan kami, melalui TMMD ini, masyarakat bisa merasakan manfaat nyata dalam peningkatan kualitas hidup serta kemajuan daerahnya,” ujarnya.
Membangun Semangat Kebangsaan dan Nasionalisme
SELAIN pembangunan fisik, TMMD juga memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan kecintaan terhadap NKRI. Program ini menjadi sarana strategis untuk memperkuat ideologi Pancasila di tengah masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran bela negara.
Dengan semangat kebersamaan, TMMD ke-123 Tahun 2025 diharapkan mampu menjadi langkah konkret dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kabupaten Seruyan.
(ASY)












