KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas mulai mematangkan persiapan menyambut Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2025. Dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Bupati Kapuas, Jalan Pemuda Km 5,5, pemerintah daerah bersama sejumlah pemangku kepentingan menyusun agenda aksi nyata yang menyasar langsung ke akar persoalan pengelolaan sampah.
Kegiatan ini mengacu pada delapan Aksi Peduli Sampah Nasional, dengan tema nasional Kolaborasi untuk Indonesia Bersih. Rencana aksi mencakup keterlibatan aktif lintas sektor, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), camat dan lurah, dunia usaha, hingga komunitas masyarakat.
Mewakili Sekda Kapuas, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas, Vitrianson
menekankan pentingnya membangun mata rantai pengelolaan sampah yang terstruktur dan terintegrasi untuk mendukung target zero emisi di masa mendatang.
“Melalui momen HPSN ini, kita ingin memperkuat komitmen bersama pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha untuk mengarusutamakan prinsip bisnis hijau dan budaya bersih dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Vitrianson, Selasa 8 April 2025.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kapuas, Carolina, S.Sos, menyampaikan bahwa rangkaian HPSN akan berlangsung selama Februari, dengan puncak acara pada 21 Februari 2025. Beragam kegiatan akan digelar, antara lain aksi bersih desa dan kelurahan, pembersihan pasar, serta edukasi sadar sampah di lingkungan sekolah dan masyarakat.
“Melalui rapat ini, saya berharap dukungan semua pihak untuk menyukseskan launching gerakan Kapuas Bersih dan Hijau sebagai bentuk tindak lanjut yang berkelanjutan dari peringatan HPSN. Ini bukan hanya soal bersih-bersih, tapi soal membangun komitmen kolektif untuk lingkungan yang lebih baik,” ujar Carolina.
Sebagai bagian dari perayaan HPSN 2025, Pemkab Kapuas juga akan menggelar aksi bersih sampah dan penanaman pohon di beberapa titik lokasi strategis. Inisiatif ini diharapkan mampu menjadi pemicu tumbuhnya kesadaran lingkungan masyarakat serta memperkuat gerakan kolaboratif menuju Kapuas yang lebih bersih dan hijau secara berkelanjutan. (ds)












