DLHK Tutup TPS Bereng, Warga Diminta Buang Sampah ke Rute Tosa dan TPA Gohong

IST/BERITASAMPIT - Petugas kebersihan dari Dinas LHK sedang memasang spanduk imbauan agar tidak membuang sampah di TPS Kelurahan Bereng.

– Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten resmi menutup Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Kelurahan Bereng, Kecamatan Kahayan Hilir, mulai Senin 5 Mei 2025, menyusul keluhan warga sekitar terkait bau tak sedap akibat tumpukan sampah.

Kepala DLHK , Hendri Arroyo, mengatakan penutupan TPS di samping SMAN 1 Bereng dilakukan sebagai bentuk respon cepat pemerintah atas aduan masyarakat.

“Kami menerima banyak keluhan warga soal bau menyengat. Jadi mulai Senin lalu, TPS ini resmi kami tutup untuk segala aktivitas pembuangan sampah,” jelasnya, Rabu 7 Mei.

Penutupan TPS di Bereng bukanlah yang pertama. Sebelumnya, DLHK juga telah menutup TPS di Komplek Perkantoran serta TPS Ray II. Langkah ini merupakan upaya Pemkab untuk memusatkan pengelolaan sampah di satu lokasi, yakni TPA Jalan H Amur atau Ray III, demi menciptakan lingkungan bersih dan tertata.

Untuk mengatasi masalah sementara di Kelurahan Bereng, Hendri menyebut warga tetap bisa membuang sampah rumah tangga di titik-titik sepanjang rute yang dilalui petugas motor Tosa dari Kecamatan Kahayan Hilir.

“Petugas kami akan tetap berkeliling mengangkut sampah. Yang penting, warga membuang sampah di rute yang sudah kami siapkan,” ujarnya.

Namun, Hendri mengingatkan bahwa aturan ini hanya berlaku untuk sampah rumah tangga. Sedangkan sampah bangunan atau sisa tebangan pohon harus langsung dibuang ke TPA Gohong.

“Kami mohon kerja sama masyarakat agar tidak membuang jenis sampah besar di pinggir jalan atau rute Tosa,” tegasnya.

DLHK juga berencana memanggil pihak Kelurahan Bereng dalam waktu dekat untuk duduk bersama mencari solusi jangka panjang atas persoalan ini. Menurut Hendri, diskusi ini penting agar ada kesepahaman soal pengelolaan sampah dan peran semua pihak.

baca juga ...  BPBD Pulang Pisau Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla Hadapi Ancaman Kemarau Panjang

Hendri berharap langkah tegas ini dapat mendorong kesadaran warga untuk lebih tertib dalam membuang sampah.

“Kami ingin menjadi kabupaten yang bersih dan nyaman bagi semua warganya,” pungkasnya. (ds)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!