PALANGKA RAYA – Wakil Ketua II DPRD Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung, mendorong agar sembilan program unggulan yang menjadi bagian dari kalender 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin dan Achmad Zaini, dapat direalisasikan secara tepat waktu dan menyeluruh.
“Seluruh program yang telah disusun harus benar-benar dijalankan karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ucapnya, Minggu 18 Mei 2025.
Keberhasilan program-program ini akan menjadi tolok ukur awal kinerja pemimpin daerah dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan.
“Ada sembilan program unggulan yang sangat strategis. Pemerintah harus memastikan semuanya terealisasi dengan maksimal, karena ini bentuk komitmen terhadap masyarakat,”tambahnya.
Adapun sembilan program prioritas tersebut mencakup pembangunan infrastruktur berkelanjutan, penyediaan layanan BPJS gratis bagi masyarakat, operasi pasar murah atau sembako murah, dan bantuan rumah bersubsidi bagi keluarga kurang mampu.
“Program lainnya adalah peningkatan insentif bagi perangkat masyarakat seperti RT, RW, damang, mantir adat, serta penyuluh agama. Pemerintah juga menyiapkan subsidi bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp 1,5 juta per keluarga dan pembagian paket sembako gratis sebanyak dua kali dalam setahun,” lanjutnya.
Di bidang pendidikan, pemkot akan menyalurkan beasiswa di semua jenjang. Sementara di sektor ekonomi, fokus diarahkan pada penguatan ekonomi kreatif melalui pelatihan dan pemberian modal usaha bagi pelaku UMKM.
“Semua program ini harus dikawal agar pelaksanaannya tepat sasaran. DPRD akan terus memantau agar tidak ada yang melenceng dari rencana,” tuturnya.
Selain itu mengajak semua pihak untuk ikut mengawasi dan mendukung jalannya program demi terciptanya pemerintahan yang akuntabel dan pro-rakyat.
“Kami berharap sembilan program unggulan ini mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga Palangka Raya,” ungkapnya. (yud)












