CFD Jadi Magnet Baru Warga Puruk Cahu, Dewan Ajak Masyarakat Ramaikan dan Dukung UMKM

IST/BERITASAMPIT -Anggota DPRD , Fedrich Dominggus Yoga.

PURUK CAHU – Kemeriahan Car Free Day (CFD) di Alun-alun Jorih Jerah Puruk Cahu semakin terasa setiap minggunya. Tak sekadar ajang dan pengurangan polusi, CFD kini menjelma menjadi ruang publik yang hidup, tempat masyarakat berolahraga, berinteraksi, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Anggota , Fedrich Dominggus Yoga, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut memeriahkan CFD yang rutin digelar setiap Minggu pagi. Menurutnya, kehadiran masyarakat bukan hanya berdampak pada fisik dan mental, tapi juga mampu mempererat ikatan sosial dan menghidupkan denyut ekonomi kota.

“CFD ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas positif. Mulai dari jalan kaki, lari, hingga sekadar bersantai bersama keluarga. Ruang terbuka seperti ini menciptakan suasana yang membuat masyarakat dari berbagai latar belakang bisa saling bertemu dan berinteraksi,” ujar politisi PDIP tersebut, Sabtu (24/5/2025).

Ia menambahkan, ramainya CFD juga membawa berkah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pedagang makanan dan minuman yang menggelar lapak di area CFD mendapat peningkatan penghasilan berkat tingginya antusiasme warga.

“Setiap transaksi yang terjadi saat CFD adalah bentuk dukungan nyata terhadap ekonomi lokal. Masyarakat tidak hanya sehat jasmani, tapi juga berkontribusi pada penguatan ekonomi warga,” jelasnya.

Fedrich juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Ia mengingatkan bahwa semua aktivitas di CFD tetap harus berlandaskan pada prinsip kebersihan, ketertiban, dan keamanan.

“Setiap kota punya karakter dan kebutuhan yang berbeda, begitu juga dengan variasi aktivitas CFD-nya. Tapi satu hal yang penting, suasana kondusif harus tetap dijaga agar CFD bisa terus menjadi ruang publik yang inklusif dan bermanfaat bagi semua,” pungkasnya.

baca juga ...  Sutrisno Tegaskan Dukungan Penuh DPRD Mura terhadap RPJMD 2025-2029
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!