SAMPIT – Dinas Pendidikan (Disdik) Kotawaringin Timur (Kotim) melaksanakan pelatihan untuk meningkatkan kemahiran berbahasa Indonesia bagi para guru.
Kepala Disdik Kotim, M Irfansyah, mengatakan kegiatan ini dilakukan dalam bentuk uji kemampuan berbahasa Indonesia secara online. Namun, sempat terjadi kendala teknis sehingga pelaksanaannya dilanjutkan pada 20 Agustus 2025.
“Biasanya kita hanya sosialisasi dengan menggunakan bahasa Indonesia. Tapi untuk pembelajaran, guru wajib benar-benar menguasainya. Karena itu, tahun ini perlu ada pelatihan khusus,” kata Irfansyah, Sabtu 16 Agustus 2025.
Ia menyampaikan masih ada guru yang menyampaikan materi dengan maksud dan tujuan yang benar, tetapi pengucapannya tidak sesuai kaidah bahasa Indonesia yang baku.
Hal ini penting diperbaiki agar penggunaan bahasa sesuai dengan aturan dalam KBBI.
“Dengan pelatihan ini kita bisa mengukur sejauh mana kemampuan guru dalam berbahasa Indonesia. Kalau gurunya sudah baik, tentu akan berdampak positif juga bagi siswanya,” tambahnya. (nardi)












