PULANG PISAU – Wakil Bupati Pulang Pisau, H Ahmad Jayadikarta, menegaskan bahwa olahraga pencak silat harus menjadi kebanggaan daerah sekaligus wadah mencetak prestasi bagi generasi muda. Pesan tersebut ia sampaikan saat membuka secara resmi Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Kabupaten Pulang Pisau yang berlangsung di GPU Handep Hapakat, Jumat 29 Agustus 2025.
Kegiatan ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Pulang Pisau sekaligus HUT ke-80 Republik Indonesia. Hadir dalam acara tersebut Ketua IPSI Kabupaten Pulang Pisau Restu, Ketua KONI Migohartaku, perwakilan unsur Forkopimda, serta para tokoh pencak silat dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya mewakili Bupati Pulang Pisau, Jayadikarta menyampaikan bahwa pencak silat bukan hanya olahraga bela diri, melainkan juga warisan budaya yang telah diakui UNESCO sebagai intangible cultural heritage.
“Pencak silat menjadi alat pemersatu bangsa, identitas Indonesia, dan memiliki peluang besar untuk dipertandingkan di Olimpiade,” ujarnya.
Jayadikarta menekankan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ruang silaturahmi antarperguruan. Lebih dari itu, ajang ini menjadi indikator sejauh mana pembinaan atlet silat di Pulang Pisau telah berjalan.
“Para peserta yang bertanding adalah generasi lokal yang punya potensi besar mengharumkan nama daerah,” tegasnya.
Ia mengingatkan para atlet agar menjunjung tinggi sportivitas, tampil dengan kemampuan terbaik, sekaligus memahami aturan-aturan baru dalam dunia pencak silat. Menurutnya, hal itu akan melatih mental dan mempersiapkan atlet menghadapi turnamen dengan standar yang lebih tinggi.
Meski fasilitas olahraga di Pulang Pisau masih terbatas, Jayadikarta optimistis akan lahir bibit-bibit unggul dari kejuaraan ini. Ia mencontohkan pencapaian tahun sebelumnya ketika tim pencak silat Pulang Pisau berhasil masuk enam besar di tingkat provinsi.
“Prestasi ini harus terus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” tandasnya.
Di sisi lain, keberadaan kejuaraan ini juga menjadi momentum penting bagi IPSI dan KONI Pulang Pisau untuk memperkuat pola pembinaan. Dukungan dari pemerintah daerah, kata Jayadikarta, akan terus diberikan agar olahraga pencak silat bisa berkontribusi pada prestasi olahraga daerah secara keseluruhan.
Dengan semangat Hari Jadi Pulang Pisau dan peringatan Kemerdekaan RI, ia berharap pencak silat tumbuh sebagai ikon olahraga Pulang Pisau, sekaligus melahirkan atlet yang mampu menembus event nasional hingga internasional.
“Inilah saatnya generasi muda menjadikan pencak silat sebagai kebanggaan dan identitas kita,” pungkasnya. (ds)












