RTH di Eks Kantor Disnakertrans Kalteng Tak Selesai Tahun Ini

SYA'BAN/BERITASAMPIT - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalteng, Juni Gultom, saat ditemui di Kantor DPRD Provinsi Kalteng, Jumat siang, 12 September 2025.

– Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan eks Kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) (Kalteng), Bundaran Besar , dipastikan tidak rampung tahun ini.

Pemerintah provinsi menargetkan penyelesaian proyek tersebut berlanjut hingga 2026.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalteng, Juni Gultom, menjelaskan bahwa prioritas pengerjaan 2025 difokuskan pada RTH di eks Gedung KONI yang lokasinya juga berada di kawasan Bundaran Besar.

“Untuk RTH eks Disnakertrans memang belum bisa selesai tahun ini. Pengerjaan dilanjutkan bertahap sampai 2026. Fokus kita sekarang adalah menyelesaikan RTH eks Gedung KONI,” ujar Juni saat ditemui di Kantor DPRD Provinsi Kalteng, Jumat siang, 12 September 2025.

Menurutnya, RTH eks Gedung KONI saat ini sudah mencapai progres 50 persen dan ditargetkan rampung pada November atau Desember 2025.

Sedangkan RTH eks Disnakertrans masih dalam tahap penyesuaian desain agar sesuai dengan arsitektur kota dan tidak merusak estetika Bundaran Besar .

“Di kawasan eks Disnakertrans masih kita sesuaikan agar tidak mengganggu arsitektur kota dan kawasan bundaran. Jadi memang harus bertahap,” katanya.

Juni juga menegaskan, pembangunan dua proyek RTH di Bundaran Besar tidak menambah beban anggaran baru. Pihaknya mengoptimalkan alokasi dana yang sudah tersedia dalam APBD murni.

“Tidak ada penambahan anggaran, kita optimalkan dana yang sudah ada di APBD murni,” tegasnya.

RTH di dua titik ini akan dilengkapi dengan fasilitas ruang terbuka publik, termasuk area kuliner, taman bermain anak, serta penghijauan untuk memperindah wajah kota.

Selain itu, pemerintah provinsi juga merencanakan konektivitas antar-RTH melalui pembangunan terowongan yang dinilai lebih sesuai dengan estetika kota dibanding jembatan layang.

“Kita mengutamakan terowongan karena secara estetika lebih sesuai. Untuk RTH eks KONI sudah kita pastikan pakai terowongan,” jelas Juni.

(Sya'ban)

baca juga ...  Pemprov Kalteng Targetkan Bebas Blank Spot Internet dalam Dua Bulan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!