PANGKALAN BUN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) berinovasi meluncurkan aplikasi Sisega (Sistem Terintegrasi Administrasi Kependudukan Secara digital), dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat perihal layanan administrasi kependudukan.
Dengan mengusung tema “Transformasi digital layanan administrasi kependudukan yang efektif, transparan dan berintegritas “, peluncuran Aplikasi Sisega dihadiri Sekda Kobar Rody Iskandar mewakili Bupati Kobar Hj.Nurhidayah, Kadisdukcapil Wonogiri sebagai narasumber dan hadir Kepala Desa serta Kelurahan se-Kobar, Rabu 24 September di Aula Brits Hotel Pangkalan Bun.
Sekda Kobar Rody Iskandar menyampaikan aplikasi Sisega merupakan hasil kerjasama dengan Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, dimana aplikasi ini sangat penting dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dan masyarakat dapat menggunakan dengan mudah serta pelayanan masih dekat.
Dalam kesempatan itu, Sekda menekankan pentingnya layanan administrasi kependudukan (Adminduk) meskipun bukan tergolong pelayanan dasar. Menurutnya, data adminduk justru menjadi pondasi bagi seluruh jenis pelayanan dasar masyarakat.
“Adminduk memang bukan pelayanan dasar, tetapi semua pelayanan dasar membutuhkan data adminduk. Karena itu kita harus memastikan layanan ini tersedia, mudah diakses, dan semakin dekat dengan masyarakat,” ujar Rody Iskandar.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Dukcapil Kabupaten Wonogiri yang telah berkenan berbagi inovasi pelayanan Adminduk dengan Kobar. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat transformasi digital layanan kependudukan di daerah.
“Apresiasi kami sampaikan kepada Dukcapil Wonogiri yang sudah memberikan inspirasi inovasi pelayanan Adminduk ke Kobar. Ini menjadi semangat bagi kita untuk terus berbenah,” tambahnya.
Rody juga menegaskan bahwa layanan Adminduk tidak bisa dihindari karena akan terus dibutuhkan masyarakat. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Kobar berkomitmen memperbanyak sarana dan perangkat layanan agar semakin dekat dengan warga di desa, kelurahan, hingga kecamatan.
“Layanan adminduk tidak bisa dihindari, karena kebutuhan masyarakat semakin tinggi. Kami akan memperbanyak alat dan sarana peningkatan layanan sehingga masyarakat bisa lebih mudah mengaksesnya,” jelasnya.
Sekda juga mengimbau masyarakat untuk tertib administrasi kependudukan, mengingat data kependudukan sangat penting dalam perencanaan pembangunan maupun pelayanan publik lainnya.
“Tingkat pelayanan akan semakin dekat ke desa, kelurahan, dan kecamatan. Karena itu masyarakat perlu kita imbau agar tertib adminduk. Dengan begitu, kemudahan pelayanan bisa benar-benar dirasakan,” tuturnya.
Di akhir sambutannya, Rody mendorong seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah desa (Pemdes) dan berbagai pihak terkait, agar berperan aktif dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan Adminduk di Kobar.
“Kami mendorong Pemdes dan stakeholder lainnya untuk berperan aktif dalam mendukung pelayanan Adminduk. Sinergi inilah yang akan memastikan pelayanan berjalan optimal,” pungkasnya. (man)












