PALANGKA RAYA – Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu, menilai sosialisasi mengenai sistem transaksi non-tunai di daerah masih perlu diperkuat. Meski penggunaan pembayaran digital semakin meluas, namun sebagian masyarakat belum terbiasa bertransaksi tanpa uang tunai.
“Tidak hanya untuk belanja kebutuhan sehari-hari atau makan dan minum, tapi sekarang pembayaran parkir juga sudah mulai menggunakan sistem non-tunai. Karena itu, masyarakat perlu terus disosialisasikan agar lebih terbiasa,” ucapnya, Rabu 29 Oktober 2025.
Sebagai contoh masih banyak warga yang enggan memarkirkan kendaraan di area parkir resmi Duta Mall Palangka Raya karena sistem parkirnya kini menerapkan pembayaran non-tunai. Padahal, menurutnya, hal serupa sudah diterapkan di sejumlah fasilitas umum, termasuk Bandara Tjilik Riwut.
“Kalau di bandara, semua transaksi sudah digital. Hanya saja memang masyarakat kita masih belum terbiasa,” tambahnya.
Sosialisasi perlu terus digencarkan agar masyarakat lebih memahami manfaat dan cara penggunaan sistem non-tunai. Dengan demikian, transisi menuju masyarakat digital dapat berjalan lebih lancar.
“Saya tidak menyalahkan masyarakat, karena ini soal kebiasaan. Tapi seiring waktu, mereka pasti bisa menyesuaikan. Nantinya, kita tidak perlu lagi membawa uang tunai,” ungkapnya. (yud)












