PALANGKA RAYA – Penutupan jalan yang sedang diperbaiki di Jalan Pelatuk II, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, memicu perselisihan paham antarwarga setempat. Perbaikan ini dilakukan dalam rangka persiapan haul Majelis Ar-Raudhah.
Perselisihan tersebut terjadi akibat penutupan sementara jalan untuk memastikan cor dapat mengering dengan sempurna menjelang acara yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 28 November 2025.
Personel Polresta Palangka Raya, yang menerima laporan, segera mendatangi lokasi untuk memediasi kedua belah pihak. Anggota Polresta Palangka Raya, Ipda Oxana Licanissya, menjelaskan kronologi kejadian.
“Perbedaan pendapat ini bermula ketika salah satu warga, Muhammad Arani, membuka kayu penutup jalan,” ujar Oxana, Rabu, 26 November 2025,
Ia menjelaskan, Muhammad Arani khawatir anak-anak yang hendak mengaji harus memutar melewati jalan makam jika penutupan jalan terus berlangsung.
Tindakan membuka penutup jalan tersebut kemudian ditegur oleh Maie Hidayat Tullah, warga sekaligus jamaah majelis, hingga memicu percekcokan.
Mediasi dan kesepakatan damai, petugas kepolisian, yang dipimpin oleh Ipda Oxana Licanissya, segera melakukan upaya mediasi dengan mengumpulkan para pihak yang terlibat beserta ketua RT setempat.
“Upaya mediasi ini dilakukan untuk meredam ketegangan dan memastikan situasi tetap aman,” kata Ipda Oxana.
Dari hasil musyawarah, disepakati bahwa permasalahan diselesaikan secara kekeluargaan. Kedua pihak berjanji untuk menjaga situasi tetap kondusif serta mendukung kelancaran persiapan dan pelaksanaan haul Majelis Ar-Raudhah.
“Kami mengimbau warga agar tetap rukun serta menyelesaikan persoalan melalui komunikasi yang baik,” tambah Oxana.
(Syauqi)












