KASONGAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan memberikan apresiasi terhadap rencana Pemerintah Kabupaten Katingan yang berupaya menggratiskan pemasangan jaringan listrik untuk warga kurang mampu. Rencana ini, menurut anggota DPRD Katingan, Yudea Pratidina, sedang diupayakan melalui kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Yudea mengungkapkan bahwa usulan tersebut telah diajukan oleh Wakil Bupati Katingan kepada Kementerian ESDM. “Rencana ini sedang diupayakan. Pak Wakil Bupati sudah mengajukan usulan kepada kementerian ESDM, dan kita berharap ini bisa diterima dengan baik,” ujar Yudea saat ditemui di kantor DPRD Katingan, Rabu (22/10/2025).
Menurut Yudea, jika usulan tersebut diterima, maka program ini akan sangat membantu masyarakat Kabupaten Katingan, khususnya yang kurang mampu. Pasalnya, pemasangan jaringan listrik ke rumah-rumah warga memerlukan biaya yang tidak sedikit. “Bagi mereka yang mampu, tentu tidak ada masalah. Namun, bagi warga yang kurang mampu, tentu ini menjadi beban. Mereka yang tidak memiliki jaringan listrik di rumah jelas akan kesulitan dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” kata Yudea.
Yudea menambahkan bahwa ketergantungan terhadap listrik di era digital saat ini bukan lagi menjadi kebutuhan sekunder, melainkan sudah menjadi kebutuhan dasar. “Sekarang, bukan hanya soal tidak ada listrik, bahkan listrik yang padam saja bisa sangat mengganggu. Aktivitas bisnis, perkantoran, dan berbagai usaha lainnya pasti membutuhkan listrik,” jelasnya.
Dengan adanya listrik, menurut Yudea, banyak sektor yang bisa berkembang lebih baik, baik itu dalam bidang pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi. Listrik menjadi penopang utama bagi perkembangan daerah, terutama di era yang serba digital ini. “Tanpa listrik, banyak kegiatan yang terhambat, mulai dari pendidikan online hingga usaha-usaha kecil yang sangat bergantung pada listrik untuk operasionalnya,” ujar Yudea.
Di sisi lain, Yudea juga menyoroti pentingnya pemerataan akses listrik di seluruh wilayah Kabupaten Katingan, termasuk daerah-daerah terpencil. “Pemerataan pembangunan, termasuk penyediaan listrik, adalah kunci untuk mengurangi kesenjangan antara wilayah pusat dan daerah-daerah pinggiran. Kami berharap langkah ini bisa menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini belum menikmati layanan dasar seperti listrik,” kata Yudea.
Program ini, lanjut Yudea, akan membantu membuka kesempatan bagi warga kurang mampu untuk lebih produktif. Dengan adanya listrik, mereka bisa mengakses informasi, melakukan usaha kecil, dan menjalani kehidupan yang lebih baik. “Listrik adalah sarana untuk meningkatkan kualitas hidup. Kami berharap Pemkab Katingan terus berupaya agar rencana ini bisa segera terealisasi,” tambahnya.
Selain itu, Yudea juga berharap bahwa rencana ini bisa menjadi bagian dari program pembangunan berkelanjutan di Katingan. “Kita tidak bisa membiarkan ketertinggalan infrastruktur menjadi penghalang bagi kemajuan. Jika kita ingin Katingan maju, kita harus memastikan bahwa fasilitas dasar seperti listrik tersedia bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Yudea.
Pemerintah Kabupaten Katingan, melalui Wakil Bupati dan instansi terkait, terus mengupayakan berbagai cara agar program ini bisa terlaksana. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Katingan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah tersebut.
Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan Kabupaten Katingan dapat menjadi daerah yang lebih maju, dengan masyarakat yang lebih sejahtera, terutama mereka yang sebelumnya terpinggirkan oleh keterbatasan akses terhadap layanan dasar seperti listrik. Yudea menutup pembicaraan dengan harapan agar upaya ini segera membuahkan hasil yang positif bagi masyarakat Katingan. (Kawit)












