PDI-P Kalteng Fokus Benahi Mesin Partai, Target 2029 Akan Dirumuskan Bersama

SYAUQI/BERITA SAMPIT - Ketua DPD PDI-P Kalteng, Yohanes saat diwawancarai awak media usai Konferda.

– Kepengurusan DPD PDI Perjuangan (Kalteng) yang baru dilantik di bawah kepemimpinan Yohanes memilih fokus membenahi mesin partai dan melakukan konsolidasi internal ketimbang langsung mematok target perolehan kursi pada Pemilu 2029 mendatang.

Ketua DPD PDI-P Kalteng, Yohanes, menegaskan bahwa penentuan target , baik di maupun eksekutif, memerlukan landasan yang kokoh, dimulai dari struktur partai yang kuat.

“Saya Ketua DPD bukan kepala. Jadi segala sesuatu harus kami putuskan bersama di rapat pengurus bersama dengan DPC dan pengurus kecamatan nantinya,” kata Yohanes saat diwawancarai awak media di Hotel Bahalap, Rabu, 3 Desember 2025.

Ditanya mengenai target spesifik penambahan kursi, termasuk target satu kursi DPR RI yang sebelumnya dimiliki, Yohanes menekankan pentingnya evaluasi mendalam sebagai landasan.

“Kita tidak bisa berbicara melambung tanpa ada pijakan yang kokoh. Landasannya ya, anggota-anggota fraksi yang ada ini harus bekerja sesuai dengan rekomendasi konferda ini, bahwa anggota-anggota yang ada harus turun ke bawah, menyapa konstituennya, menyapa rakyat pemilihnya,” jelasnya.

Menurut Yohanes, target perolehan suara atau kursi tidak akan tercapai optimal jika struktur partai di tingkat paling bawah (PAC dan ranting) tidak bekerja maksimal.

“Nanti tidak akan dapat memperoleh berapa target itu kalau tidak ada PAC-nya, tidak ada rantingnya yang bekerja. Itu yang harus dipersiapkan,” ujarnya.

Selain konsolidasi internal, PDI-P Kalteng juga akan menaruh perhatian serius pada isu lingkungan hidup di daerah tersebut. Yohanes menyatakan fraksi PDI-P di DPRD Kalteng akan mendukung kebijakan yang sesuai aturan dan mengkritisi apabila ada hal-hal yang tidak sesuai , sejalan dengan arahan DPP.

(Syauqi)

baca juga ...  Hari Bhayangkara ke-79, Gubernur Kalteng Ajak Polri Terus Bersinergi Bangun Daerah
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!