SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mematangkan persiapan menghadapi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 bersama sejumlah instansi lintas sektor. Kepala Dinas Perhubungan Kotim Raihansyah menyampaikan sejumlah poin penting hasil rapat koordinasi sebagai pedoman pengamanan bersama seluruh instansi terkait.
Ia menjelaskan bahwa Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Telabang dijadwalkan berlangsung pada 18 Desember 2025, sebagai langkah awal pengamanan terpadu akhir tahun.
“Selain itu, juga diberlakukan pembatasan operasional angkutan barang mulai H-7 hingga H+7, untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama masa libur,” kata Raihansyah, Selasa 9 Desember 2025.
Dari PUPR Provinsi Kalteng, direncanakan terdapat 10 pos pengamanan, dengan salah satunya berlokasi di ruas Jalan Lingkar Selatan, Sampit. Informasi dari BPTD juga menetapkan Terminal Patih Rumbih sebagai posko mulai 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 untuk memantau pergerakan penumpang.
Ia menjelaskan sejumlah pos pengamanan Nataru turut disiapkan bersama Pemkab Kotim dan Polres Kotim, ditambah dukungan KSOP dan Pelindo yang akan membuka posko pelayanan di Pelabuhan Penumpang Sampit. Upaya ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat.
Raihansyah juga menyoroti potensi lonjakan perjalanan menuju Kalimantan Selatan terkait Haul Abah Guru Sekumpul, yang diprediksi terjadi pada 25 Desember dan mencapai puncaknya 28 Desember 2025. Koordinasi lintas sektor diminta diperkuat agar arus kendaraan tetap terkendali.
Titik keramaian seperti Pantai Ujung Pandaran ikut menjadi prioritas pengawasan. Di lokasi tersebut akan didirikan posko lengkap dengan tim kesehatan untuk memberikan pelayanan selama libur panjang. (nardi)












